BerandaNewsPolhukamJokowi Akui Kemungkinan Projo Berubah Jadi Parpol

Jokowi Akui Kemungkinan Projo Berubah Jadi Parpol

0 Shares

JAKARTA – Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) mengaku masih aktif melakukan pertemuan dengan sejumlah relawan saat berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Budi Arie tersebut, Jokowi membenarkan bahwa mereka membahas kemungkinan untuk mendirikan partai perorangan atau Partai Super Tbk

“Bukan Pak Budi saja, dengan relawan-relawan yang ada. Salah satunya pak menteri Budi Arie,” kata Jokowi pada Rabu (5/3).

Jokowi bahkan tidak menampik jika kemudian partai yang didirikan itu memanfaatkan perkumpulan relawan ProJo yang sudah berdiri sejak Pemilu 2014.

“Ya mungkin (Projo jadi partai politik). Saya itu menyampaikan gagasan,” imbuhnya.

Kendati demikian, Jokowi mengungkapkan bahwa sebenarnya gagasan Partai Super Tbk yang disampaikannya merupakan ciri-ciri partai yang dimiliki semua anggota partai politik.

“Partai yang terbuka, yang super terbuka yang nanti pemilihan ketuanya juga dilakukan secara terbuka oleh seluruh anggotanya, dan itu betul partai milik bersama,” jelasnya.

Oleh karena itu, sekali lagi Jokowi pun berdalih bahwa pendirian Partai Super Tbk itu masih sebatas gagasan. Terlebih, lanjut Jokowi, gagasan itu sudah digunakan oleh PSI yang dipimpin oleh putranya.

“Partai Super Tbk yang saya sampaikan juga kepada relawan-relawan tanggapannya seperti apa terhadap gagasan ini dan ternyata tahu-tahu sudah diambil, sudah diakomodir oleh PSI yang kurang lebih menurut saya konsepnya hampir-hampir mirip, tetapi dimodifikasi sedikit oleh apa PSI seperti itu,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengakui bahwa dirinya kerap melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI.

Bahkan, terbaru Budi Arie mengaku baru saja terakhir bertemu dengan Jokowi beberapa hari kemarin.

“Iya (bertemu Jokowi),” kata Budi Arie dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (20/2).

Budi Arie mulanya berdalih bahwa pertemuan tersebut hanya kegiatan berbincang biasa tanpa adanya obrolan yang serius.

“Ngobrol-ngobrol,” imbuhnya.

Budi kemudian malah berkelakar pembahasan itu membicarakan Partai Super Tbk. Menurutnya, partai itu dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.

“Partai Super Tbk, ya sudah terjemahin aja. Partai dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” kata dia.

Ditanya lebih jauh soal partai yang dimaksud, Budi ogah membeberkan dan malah kembali berkilah.

“Segitu dulu, jangan banyak-banyak,” kilahnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA