HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan mengenai alasan pemindahan Bharada Richard Eliezer dari Lapas Salemba kembali ke Rutan Bareskrim.
Edward membantah bahwa ada persoalan keamanan secara personal terhadap Richard Eliezer yang hanya dalam waktu singkat kembali pindah tahanan. Namun, Edward menyatakan bahwa Lapas Salemba tidak mampu menampung mantan ajudan Ferdy Sambo tersebut.
“Bukan persoalan Lapas Salemba aman atau tidak, tapi karena terjadi over yang luar biasa,” kata Edward dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (28/2).
Tak hanya itu, Lapas Salemba pun diakui oleh Edward, tidak masuk dalam kategori penjara yang memadai untuk menampung seorang justice collaborator seperti Richard.
“Jadi, bukan soal potensi ancaman keamanan, tapi tempat tidak memadai,” imbuhnya.
Dengan perpindahan kembali ke Rutan Bareskrim, Edward pun menyatakan bahwa itu kemudian sudah memenuhi standar keselamatan terhadap Richard Eliezer.
Sebelumnya diberitakan, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham kembali memindahkan terpidana Richard Eliezer di tahanan Rutan Bareskrim.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti mengatakan, kondisi keamanan mantan ajudan Ferdy Sambo di lapas Salemba menjadi penyebab Richard harus dikembalikan ke Rutan Bareskrim.
“Berdasarkan rekomendasi dari LPSK dengan pertimbangan keamanan, Richard Eliezer selanjutnya menjalankan pidana di rutan Bareskrim,” kata Rika.


