Viral! Owner SPBU Bali Mengadu Sambil Menangis ke Koster, Gubernur Cuma Melengos

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

“Makasih banyak tanpa pulang ketemu anak, tanpa makan, tanpa istrahat. Terima kasih Pak Koster memang top,” tulis Ariskaa dengan nada menyindir.

Di tengah polemik tersebut, Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Dharmadi mengungkapkan bahwa kebutuhan BBM meningkat hingga dua kali lipat atau lebih dibandingkan hari biasa.

Menurut Dharmadi, antrean terjadi hampir bersamaan di sejumlah SPBU.

Situasi itu membuat distribusi pasokan menjadi kendala karena BBM harus disalurkan ke banyak lokasi yang membutuhkan dalam waktu berdekatan.

“Ya, di semua SPBU bersamaan antrean, bersamaan juga habisnya. Nah, pendistribusian ini yang jadi sedikit kendala memang,” ujar Dharmadi.

Ia menambahkan, tidak semua SPBU memiliki jumlah pekerja yang cukup untuk beroperasi selama 24 jam.

Sejumlah SPBU yang kehabisan stok harus menghentikan pelayanan sementara hingga pasokan berikutnya tiba.

Sementara itu, SPBU dengan personel yang memadai didorong tetap melayani masyarakat pada malam hari.

Rentetan video yang memperlihatkan operator menangis dan pemilik SPBU meminta bantuan membuat penanganan krisis BBM di Bali semakin disorot.

Warganet kini tidak hanya memperbincangkan antrean dan distribusi pasokan, tetapi juga cara keluhan dari lapangan ditanggapi oleh pemimpin daerah.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU