HOLOPIS.COM, JAKARTA – Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah atau SATHU melalui PT Makassar Toraja atau Maktour disebut akan mengakomodir Pelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang membayar biaya atas kuota tambahan haji tahun 2024.
Biaya pembayaran PIHK diduga akan diberikan kepada mantan Menteri Agama RI periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas melalui Staf Khusus Yaqut, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex.
Demikian terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan honorer Kementerian Agama (Kemenag) Ridwan Kurniawan yang dihadirkan bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penentuan kuota tambahan Haji tahun 2023-2024, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2026.
Jaksa mengonfirmasi isi BAP sekaligus menampilkan foto pertemuan Dewan Pembina Forum SATHU dengan Direktur Utama PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur. Pertemuan itu turut dihadiri Yaqut Cholil, Ketua Umum Asosiasi Kesthuri yang juga Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba; Direktur Operasional Maktour, Ismail Adham; dan sejumlah pihak lainnya.
“Baik. Supaya kita sama-sama jelas kita baca saja deh ya. Ini poin B. Nomor 6A: Sekitar tanggal 16 November 2023, terdapat pertemuan antara Forum Sathu dengan Menteri Agama yaitu Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Men. Saya mengetahui kegiatan tersebut dari Abdul Muhyi dan Imam Haji Ubaidillah alias UP. Selain itu, saya juga mengetahui kegiatan tersebut dari website Kementerian Agama RI dan dari Forum Sathu melalui PT Maktour akan mengakomodir PIHK yang akan membayar biaya atas kuota tambahan haji tersebut untuk diberikan kepada Yaqut Cholil Qoumas melalui saudara Gus Alex. Pengetahuan saya, pada saat itu sudah ada informasi tambahan kuota 20.000, namun mengenai pembagian untuk haji reguler berapa, haji khusus berapa.…… Iya, betul? Betul keterangan ini?,” kata jaksa mengonfirmasi BAP Ridwan, seperti dikutip Holopis.com.
“Iya betul, sepengetahuan saya dari informasi-informasi,” jawab Ridwan.
Kemudian, jaksa menampilkan dan mengonfirmasi foto pertemuan yang melibatkan Forum Sathu dengan Yaqut kepada Ridwan. “Nah, kalau foto itu, bapak kasih keterangan dari kiri ke kanan siapa saja?,” tanya jaksa sambil memperlihatkan foto.
“Ee, itu saudara pak Ismail,” kata Ridwan merespon.
“Paling kiri pak Ismail?,” tanya jaksa menimpali.
“Oh kiri. Kanan pak Ismail, terus pak Muharram, terus Pak Asrul Azis Taba ya, kemudian Gus Yaqut, ee… ini siapa ya?,” kata Ridwan tak ingat nama foto terakhir.
“Kalau bapak enggak ingat, enggak ingat saja enggak apa-apa,” ujar jaksa.
“Iya, saya enggak ingat mukanya. Terus ya pak.. ,” ucap Ridwan merespon.
“Ada pak Fuad di situ, pak? Pak Fuad Maktour?,” cecar jaksa menegaskan.




