HOLOPIS.COM, JAKARTA – Proyek ambisius sepakbola Eropa bernama European Super League secara resmi terhenti alias bubar, usai Real Madrid dan UEFA sepakat berdamai.
Pengumuman itu disampaikan Real Madrid pada Rabu Rabu (11/2/2026). Los Blancos mengabarkan, telah tercapai kesepakatan dengan pihak UEFA terkait rencana kompetisi European Super League.
“UEFA, klub-klub sepakbola Eropa dan Real Madrid mencapai kesepakatan demi kebaikan sepakbola di klub Eropa,” tulis pengumuman Real Madrid, seperti dikutip Holopis.com.
“Setelah berbulan-bulan pembicaraan yang dilakukan demi kepentingan terbaik sepakbola Eropa, UEFA, Klub-klub Sepak Bola Eropa (EFC), dan Real Madrid CF mengumumkan mereka telah mencapai kesepakatan prinsip demi kesejahteraan sepakbola klub Eropa, dengan menghormati prinsip prestasi olahraga, menekankan keberlanjutan jangka panjang klub, dan peningkatan pengalaman penonton melalui penggunaan teknologi.”
“Kesepakatan prinsip ini juga akan berfungsi untuk menyelesaikan sengketa hukum mereka terkait Liga Super Eropa, setelah prinsip-prinsip tersebut dilaksanakan dan diimplementasikan.”
Dengan adanya pengumuman tersebut, maka dianggap bahwa proyek European Super League telah pun berakhir dan tak jadi terselenggara.
Sebagai informasi tambahan, European Super League digagas oleh sebanyak 12 klub, dimana rencananya kompetisi tersebut bakal jadi tandingannya Liga Champions dengan hadiah yang lebih besar.
Ada pun 12 tim yang menjadi penggagas tersebut diantaranya Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Chelsea, Liverpool, Manchster United, Manchester City, Tottenham Hotspur, Arsenal, AC Milan, Inter Milan, Juventus.
Namun proyek tersebut menimbulkan pro dan kontra, bahkan dinilai bisa merusak keharmonisan pecinta sepakbola.
Sampai kemudian satu persatu klub menyatakan mundur dari proyek tersebut, dimana klub terakhir yang mengambil keputusan tersebut adalah Barcelona, yang kemudian menyisakan Real Madrid sebagai penggagas terakhir.



