JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkap keseriusannya dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional. Khususnya saat hari raya Idul Fitri, dimana biasanya harga pangan dan bahan pokok melonjak tinggi.
Dalam wawancara eksklusif bersama tujuh jurnalis dari tujuh media massa, yang berlangsung di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (6/4) Prabowo menceritakan rutinitas malam harinya yang tak biasa bagi seorang kepala negara.
“Hampir tiap malam saya telepon Menteri Pertanian. Saya tanya, Bagaimana harga daging hari ini? Gabah kering panen berapa? Saya ingin tahu semua,” ujar Prabowo dikutip Holopis.com, Selasa (8/4).
Presiden menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama stabilitas bangsa, merujuk pada krisis pangan yang sempat mengguncang Indonesia pada era 1960-an.
“Kita tidak boleh lengah. Keamanan pangan adalah prioritas saya. Apalagi selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, saat kebutuhan masyarakat meningkat,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan rasa syukurnya atas stabilitas harga selama Lebaran pertamanya sebagai Presiden.
“Alhamdulillah, saya presiden lebaran pertama, harga-harga aman. Saya sangat merasa bahagia,” ungkapnya dengan senyum bangga.
Lebih lanjut, Prabowo juga menyoroti capaian kerja timnya selama 150 hari masa pemerintahan. Ia menyebut ada semangat kolaborasi tinggi di antara para menteri yang dipilihnya.
“Saya sendiri kaget dengan pencapaian kita. Ini hasil kerja keras tim saya. Saya lihat para menteri saya ingin berprestasi, saling mengisi, saling mendukung,” tutupnya.




