Kandungan karbohidratnya juga sedikit berbeda.
Ube memiliki sekitar 27 gram karbohidrat dan 4 gram serat dalam 100 gram.
Adapun ubi ungu mengandung kurang lebih 20 gram karbohidrat dengan serat sekitar 3-3,3 gram.
Dengan kandungan tersebut, keduanya tetap dapat menjadi pilihan sumber energi sekaligus memberikan asupan serat bagi tubuh.
Selain kandungan nutrisi, cara mengolah ube dan ubi ungu juga perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang menjaga asupan gula dan kalori.
Indeks glikemik atau IG tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan jenis umbinya.
Metode memasak dan bahan tambahan yang digunakan dalam hidangan turut memengaruhi respons gula darah.
Menurut dr Yaze, merebus atau mengukus dapat menjadi pilihan pengolahan.
Namun, metode lain seperti memanggang tidak otomatis membuat makanan menjadi tidak sehat.
Hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan bahan yang ditambahkan selama maupun setelah proses memasak.
Ubi yang awalnya relatif sederhana, misalnya, dapat memiliki kandungan gula dan kalori lebih tinggi ketika diolah menjadi dessert dengan tambahan gula, krim, atau bahan lainnya.
Jadi, meski sama-sama berwarna ungu dan sering muncul dalam berbagai menu kekinian, ube dan ubi ungu tetap merupakan dua jenis umbi yang berbeda.
Jangan sampai tertukar hanya karena penampilannya yang nyaris serupa.



