Jika frekuensi buang air kecil pada malam hari meningkat secara terus-menerus, terutama tanpa perubahan kebiasaan minum, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengetahui kemungkinan penyebab lainnya.
4. Berpotensi Memperburuk Keluhan Asam Lambung
Bagi sebagian orang, minum teh berkafein juga dapat berkaitan dengan munculnya keluhan refluks asam lambung. Refluks terjadi ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan dan dapat menimbulkan sensasi panas di dada, rasa asam di mulut, atau rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Kafein dan jenis minuman tertentu dapat menjadi pemicu keluhan pada sebagian orang, meskipun respons setiap individu berbeda. Ada orang yang tetap nyaman minum teh, sementara orang lain merasakan gejala setelah mengonsumsinya.
Waktu minum juga perlu diperhatikan. Berbaring segera setelah makan atau minum menjelang tidur dapat memperburuk refluks pada orang yang rentan mengalami kondisi tersebut.
Jika Sobat Holopis memiliki riwayat GERD atau sering mengalami asam lambung naik pada malam hari, cobalah mengamati apakah teh menjadi salah satu pemicunya. Mengurangi konsumsi teh yang mengandung kafein dan memberi jarak sekitar tiga jam antara makan dan berbaring dapat membantu mengurangi keluhan pada sebagian orang.
Apabila gejala sering berulang atau mengganggu tidur, jangan hanya mengandalkan perubahan kebiasaan minum. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.
5. Teh Herbal Bisa Menjadi Alternatif, tetapi Periksa Kandungannya
Jika sudah terbiasa menikmati minuman hangat sebelum tidur, Sobat Holopis tidak harus langsung menghilangkan kebiasaan tersebut. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah teh herbal yang tidak mengandung kafein.
Beberapa jenis teh herbal, seperti chamomile, umumnya tidak mengandung kafein secara alami. Minuman hangat tanpa kafein dapat menjadi alternatif bagi orang yang ingin menghindari efek stimulan sebelum tidur.
Meski demikian, teh herbal bukan jaminan seseorang akan langsung tidur lebih nyenyak. Bukti mengenai manfaat berbagai jenis teh herbal untuk mengatasi gangguan tidur juga berbeda-beda, sehingga sebaiknya tidak menganggapnya sebagai pengganti penanganan medis apabila mengalami insomnia berkepanjangan.
Sobat Holopis juga perlu membaca label kemasan sebelum membeli produk teh herbal. Tidak semua produk yang menggunakan nama teh herbal bebas kafein karena beberapa di antaranya merupakan campuran dengan teh hitam, teh hijau, atau bahan lain yang mengandung kafein.
Selain memilih minuman tanpa kafein, kebiasaan sederhana seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, meredupkan lampu, dan mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur dapat membantu menciptakan suasana istirahat yang lebih nyaman.
Pada akhirnya, minum teh pada malam hari tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan. Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis teh, jumlah yang dikonsumsi, waktu minum, serta reaksi tubuh setelahnya. Jika teh membuat Sobat Holopis sulit tidur atau mengalami keluhan tertentu, mengubah waktu konsumsi atau memilih minuman tanpa kafein bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.



