Karena itu, perlindungan Pantura membutuhkan pendekatan yang terpadu. Pembangunan infrastruktur jangka panjang melalui proyek Giant Sea Wall pun perlu berjalan beriringan dengan upaya berbasis ekologi dan keterlibatan masyarakat.
Untuk jangka panjang, Giant Sea Wall dirancang membentang di sepanjang Pantura Jawa dan menjadi salah satu proyek strategis nasional. Di Jawa Tengah, proyek tersebut akan membentang sekitar 274,7 kilometer melewati Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, hingga Rembang.
Luthfi menegaskan, masyarakat di kawasan pesisir diharapkan tidak menunggu sampai Giant Sea Wall berdiri untuk mulai melakukan perlindungan lingkungan.
“Sebelum adanya Giant Sea Wall berdiri, harapannya masyarakat sudah terbiasa dengan penanaman mangrove, cemara, kemudian kelapa nyiur dan sebagainya. Sehingga upaya pencegahan sejak dini ini diberikan sebelum pelaksanaan (Giant Sea Wall) dilaksanakan,” katanya.



