Operasi SAR Dihentikan, KWP dan Awak Media Doakan 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Selat Sunda

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu I dihentikan pada Kamis (17/9) setelah berlangsung selama 10 hari. Menyikapi hal tersebut, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) dan sejumlah awak media menggelar doa bersama di halaman Patung Soekarno, depan Gedung Nusantara (Kura-kura), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, awak media membawa poster berisi foto lima jurnalis yang hilang. Sejumlah poster juga memuat seruan, seperti “Jangan Hentikan Pencarian, Jangan Biarkan Mereka Dilupakan,” “8 Keluarga Masih Menunggu, 8 Harapan Masih Menyala” dan “Terus Berharap Bawa Mereka Pulang.”

Ketua KWP Ariawan mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas dan soliditas sesama awak media. Ia menyebut para wartawan yang hadir ingin memberikan dukungan kepada lima jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Hari ini, sore ini, teman-teman dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen bersama seluruh rekan-rekan wartawan yang biasa meliput di Kompleks Parlemen melakukan doa bersama kepada rekan-rekan kita, lima jurnalis yang sampai dengan hari ini belum ditemukan,” kata Ariawan kepada Holopis.com, saat doa bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/9).

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari LKBN Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Ariawan menyebut dua dari lima jurnalis tersebut merupakan rekan yang aktif melakukan peliputan di Kompleks Parlemen.

“Dari kelima jurnalis itu pun, dua di antaranya aktif sering melakukan liburan di Kompleks Parlemen sehingga kami merasa kehilangan terhadap teman-teman jurnalis yang sampai dengan hari ini belum diketemukan,” ujarnya.

Meski operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR telah dihentikan, Ariawan menegaskan bahwa harapan untuk menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih ada. Ia berharap seluruh korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami masih optimis dan terus berharap kelima rekan-rekan kita, termasuk tiga ABK itu dapat ditemukan dengan keadaan selamat,” katanya.

Ariawan juga mengimbau masyarakat setempat, terutama para nelayan, untuk melaporkan kepada pihak berwenang maupun awak media apabila menemukan petunjuk terkait keberadaan Arupadhatu I ataupun delapan orang yang hilang. Ia berharap informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk melanjutkan kembali pencarian.

“Kami juga berharap kepada masyarakat luas terutama para nelayan, apabila menemukan petunjuk untuk dapat menginformasikan kepada teman-teman wartawan maupun ke aparat penegak hukum agar supaya bisa ditindak lanjuti,” imbaunya.

Selain menyampaikan harapan agar para korban segera ditemukan, Ariawan turut mengapresiasi kerja keras tim penyelamat selama proses pencarian berlangsung. Ia juga menyampaikan dukungan kepada keluarga yang masih menunggu kabar mengenai keberadaan anggota keluarganya.

“Bagi keluarga teman-teman jurnalis ya tentu, kami berharap para keluarga dapat bersabar, dapat tabah, dan kita berdoa bersama semoga ada sesuatu mukjizat agar supaya kelima teman-teman ini dapat ditemukan dengan keadaan selamat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Ariawan mengungkapkan bahwa KWP juga akan memberikan santunan kepada keluarga lima jurnalis yang hilang. Menurutnya, pemberian santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kekeluargaan antarjurnalis di Tanah Air.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Vhina Noviyanti
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU