Basarnas Belum Bisa Kerahkan Penyelam Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

0 Shares

BANTEN – Tim SAR gabungan belum dapat menggunakan metode penyelaman dalam pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, penyelaman belum memungkinkan dilakukan lantaran tim SAR hingga kini belum menemukan titik pasti keberadaan speedboat Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis tersebut.

Menurutnya, metode penyelaman baru dapat dipertimbangkan apabila posisi kapal atau lokasi korban telah diketahui secara jelas.

“Kalau untuk metode penyelaman, karena titik korban belum kita temukan, titik untuk speedboat belum kita temukan, itu belum bisa kita pastikan untuk menggunakan penyelaman,” kata Amrad dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Meski demikian, Basarnas memastikan operasi pencarian tetap dilakukan dengan berbagai metode dan mengerahkan unsur SAR yang tersedia.

Amrad menegaskan, timnya juga telah mempersiapkan berbagai kemungkinan dalam proses pencarian, termasuk menghadapi kondisi terburuk.

“Dan tim kami tetap siap sampai dengan hal terburuk yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Tim SAR Sempat Mendekati Gunung Anak Krakatau

Dalam operasi pencarian sebelumnya, tim SAR gabungan bahkan telah memperluas penyisiran hingga mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Tim sempat memasuki radius sekitar 3 kilometer dari gunung tersebut setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Langkah itu dilakukan setelah PVMBG memastikan kondisi Gunung Anak Krakatau ketika itu tidak sedang mengalami erupsi.

“Seperti kemarin, sampai Gunung Anak Krakatau kita sudah mendekat masuk radius 3 Km, berdasarkan hasil koordinasi kami dari rekan-rekan PVMBG bahwa pada saat itu tidak ada erupsi. Kami mencoba masuk sampai ke sana,” jelas Amrad.

Hingga Senin (14/9/2026), keberadaan speedboat Arupadhatu 1 dan lima jurnalis yang berada di dalamnya masih belum diketahui. Selain 5 jurnalis, dalam manifest kapal kecil tersebut ada 3 orang lainnya yang merupakan ABK.

Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda untuk mempersempit area pencarian dan menemukan titik keberadaan rombongan tersebut.

Tentang Hilangnya 5 Jurnalis dalam Misi Liputan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Lima jurnalis bersama tiga awak Speedboat Arupadhatu I hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, sekitar pukul 14.00 WIB. Sekitar 32–42 menit kemudian, tepatnya pada pukul 14.32–14.42 WIB, rombongan sempat mengirimkan titik lokasi.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU