JK dievakuasi dari lokasi menuju Pos 5 untuk kemudian dibawa ke rumah sakit di Kota Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanashi.
Namun, upaya pertolongan tersebut tak berhasil. JK dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Kepolisian Jepang masih menyelidiki penyebab pasti kematian WNI tersebut.
Dugaan awal mengarah pada gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung.
Detail kejadian disampaikan Kantor Polisi Fuji-Yoshida, Prefektur Yamanashi.
NHK dalam pemberitaannya menyebut korban sebagai WNI laki-laki berusia 57 tahun.
Identitas lengkap korban tidak diungkapkan.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk kondisi JK sebelum terpisah dari rombongan hingga ditemukan tak sadarkan diri di jalur pendakian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendakian Gunung Fuji membutuhkan persiapan fisik dan kewaspadaan.
Kondisi medan, ketinggian, serta perubahan kondisi tubuh selama pendakian perlu diperhatikan, terlebih bagi pendaki yang memiliki faktor risiko kesehatan tertentu.
Hingga kini, penyebab pasti kematian JK masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian Jepang.



