HOLOPIS.COM, ACEH – Goresan warna-warni di atas kanvas kini menjadi simbol kebangkitan bagi puluhan anak penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang melalui inisiatif unik dari pemerintah pusat.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menggelar kegiatan bertajuk ‘Melukis Bersama Anak Terdampak Bencana’ yang dipusatkan di wilayah terdampak pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu.
Sebanyak 50 pelajar yang terdiri dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) berkumpul untuk mengekspresikan emosi mereka di tengah masa pemulihan.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Harapan Baru’ ini dirancang khusus sebagai bentuk pemulihan psikososial bagi anak-anak agar mampu menumbuhkan kembali semangat bangkit melalui seni.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu, menegaskan bahwa fokus utama pascabencana tidak boleh hanya terpaku pada perbaikan infrastruktur fisik semata.
“Pemulihan tidak hanya tentang membangun kembali tempat tinggal, tetapi juga membangun kembali semangat, rasa percaya diri, dan mimpi anak-anak Indonesia,” ujar Yuke Sri Rahayu.
Ia menambahkan bahwa melalui media seni, anak-anak diberikan ruang aman untuk pulih, menyalurkan rasa, serta menumbuhkan optimisme baru di tengah situasi sulit.
Pemerintah meyakini subsektor seni rupa memiliki kekuatan strategis sebagai instrumen penguatan mental masyarakat agar bisa segera bangkit dari trauma bencana.
Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, Dadam Mahdar, turut menekankan bahwa ekonomi kreatif kini berperan aktif dalam membantu pemulihan sosial secara berkala.
“Seni bukan sekadar sarana kreativitas, tetapi jalan pemulihan dan penumbuh harapan berkelanjutan bagi masyarakat yang sedang bangkit,” ungkap Dadam Mahdar dalam keterangannya.
Kegiatan ini juga didukung oleh komunitas seni lokal, Workshop Balas Budi, yang mendampingi anak-anak menceritakan impian mereka melalui lukisan yang penuh makna.
Selain mendapatkan ruang berekspresi, para siswa juga menerima dukungan moral berupa perlengkapan sekolah dan apresiasi khusus bagi karya-karya yang dinilai paling inspiratif.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Aceh Tamiang, Muhammad Farij, menyambut baik kolaborasi lintas pihak yang membantu mempercepat pemulihan mental warga ini.
Rangkaian acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta berbagai pemangku kepentingan daerah yang berkomitmen mendukung ketahanan sosial masyarakat.



