Matcha Dikira Lebih Ringan dari Kopi, Ternyata Kandungan Kafeinnya Segini!

0 Shares

Bahan tambahan seperti jahe dan biji chia juga bisa digunakan untuk menciptakan variasi rasa serta tekstur.

Akan tetapi, bahan-bahan tersebut tidak secara langsung menghilangkan kafein.

Jika tujuan utamanya adalah membatasi asupan kafein, mengurangi jumlah bubuk matcha tetap menjadi langkah yang paling relevan.

Selain takaran, waktu minum matcha juga perlu diperhatikan.

Kandungan kafein di dalamnya berpotensi mengganggu tidur, terutama bagi orang yang sensitif terhadap zat tersebut.

Mengonsumsi matcha pada pagi atau siang hari bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai bagi mereka yang ingin menghindari gangguan tidur pada malam hari.

Jangan lupa menghitung asupan kafein dari sumber lain, termasuk kopi, teh, dan minuman energi.

Sebab, total kafein harian bukan hanya berasal dari satu jenis minuman.

Pada akhirnya, matcha memang bisa menjadi alternatif kopi dengan kandungan kafein yang umumnya lebih rendah.

Namun, minuman ini tetap mengandung kafein yang efeknya bisa berbeda pada setiap orang.

Dengan mengatur takaran bubuk, memperhatikan waktu konsumsi, dan mengenali respons tubuh, kamu tetap bisa menikmati matcha tanpa mengabaikan asupan kafein harian.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU