Astra Gandeng BKKBN Cegah Stunting di Sukabumi, 674 Keluarga Dijangkau

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Desa Sejahtera Astra.

Kali ini, Astra menggandeng Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), khususnya lewat program Kader Gizi Sahabat Keluarga yang melibatkan kader kesehatan di tingkat desa.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengunjungi langsung Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada Jumat (9/10/2026).

Kunjungan ini sekaligus untuk melihat pelaksanaan program pencegahan stunting yang didukung Astra.

Isyana mengapresiasi keterlibatan Astra sebagai orang tua asuh dalam program GENTING. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

“Kami optimistis angka stunting akan terus bisa ditekan. Kami melakukan berbagai kolaborasi, seperti hari ini menggandeng Astra. Ke depan diharapkan makin banyak perusahaan yang akan terlibat dengan upaya pencegahan stunting,” ujar Isyana.

Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango Ending Khoerudin.

Rombongan meninjau sejumlah program kesehatan masyarakat, mulai dari pemberian bantuan gizi kepada balita dan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, hingga pendampingan keluarga oleh kader kesehatan.

Astra turut mendukung pemberian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, baik berupa makanan siap santap maupun bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selain bantuan pangan, program GENTING juga mencakup dukungan nonnutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih, perbaikan rumah layak huni, serta edukasi pencegahan stunting dan pengasuhan balita.

Isyana kemudian mengunjungi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Ia juga mendatangi dua rumah keluarga penerima manfaat program GENTING.

Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu destinasi wisata alam di Desa Gedepangrango. Di lokasi tersebut, rombongan melihat aktivitas produksi gula aren dan kerajinan anyaman yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.

Astra Latih 55 Kader, Layanan Posyandu Naik 13%

Program pemberdayaan Astra di Desa Gedepangrango telah berjalan sejak 2021. Mulai Juni 2025, Astra memperkuat fokus pada layanan kesehatan masyarakat melalui intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader, penguatan Posyandu ILP, serta pendampingan keluarga.

Sebanyak 55 kader kesehatan telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui Kementerian Kesehatan.
Penguatan layanan kesehatan tersebut juga berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke Posyandu.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU