HOLOPIS.COM, JAKARTA – Batagor identik dengan olahan ikan yang dibalut adonan tepung, kemudian digoreng dan disajikan bersama bumbu kacang.
Namun, Kabengbatku menghadirkan kreasi berbeda dengan menggunakan tepung talas sebagai salah satu bahan utama, menghasilkan batagor dengan cita rasa khas yang terinspirasi dari potensi pangan lokal Bogor.
Usaha kuliner milik Sutriani Sumangat ini telah berdiri sejak 2021. Berlokasi di kawasan Pakis 1 Nomor 14, Sektor 2 Yasmin, Bogor, Kabengbatku menawarkan batagor talas sebagai produk unggulan yang memadukan olahan ikan dengan bahan pangan yang lekat dengan identitas daerahnya.
Inovasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati batagor dengan sensasi berbeda dari sajian pada umumnya.
Perpaduan Ikan dan Tepung Talas yang Khas

Berbeda dari batagor yang menggunakan tepung sebagai bahan campuran biasa, Kabengbatku memanfaatkan tepung talas untuk memberikan karakter tersendiri pada produknya. Bahan baku yang digunakan meliputi ikan tenggiri, ikan tuna, telur, tepung talas, bawang-bawangan, serta aneka bumbu.
Proses pembuatannya dimulai dengan membersihkan ikan, kemudian menggilingnya bersama bawang-bawangan. Adonan selanjutnya dicampur dengan telur, tepung talas, dan bumbu sebelum dibentuk serta digoreng hingga matang.
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan batagor yang tetap mengedepankan cita rasa ikan. Hal itu sejalan dengan respons pelanggan yang menyebut rasa ikannya terasa kuat, porsinya memuaskan, dan cukup mengenyangkan.
Bumbu Kacang Mede Jadi Pembeda
Keunikan Batagor Talas Kabengbatku tidak berhenti pada penggunaan tepung talas. Sajian ini juga dilengkapi bumbu kacang mede yang memberikan sentuhan rasa gurih dan memperkaya cita rasa dalam setiap gigitan.
Kombinasi olahan ikan, tepung talas, dan bumbu kacang mede menjadi ciri khas yang membedakannya dari batagor pada umumnya. Produk ini dapat dinikmati sebagai camilan di sela waktu makan, teman bersantai bersama keluarga, hingga sajian untuk berbagai acara.
Dengan target konsumen pria dan wanita berusia 20–45 tahun, Kabengbatku menawarkan alternatif kuliner yang menggabungkan makanan populer dengan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Harga Rp17 Ribu dan Pilihan Menu Beragam
Kabengbatku membanderol satu porsi batagor seharga Rp17.000 dengan isi empat buah. Selain batagor tahu dan pangsit, tersedia pula Batamie, yakni perpaduan batagor dengan mi goreng.
Kabengbatku juga memperkenalkan pengembangan menu berupa batagor dengan kuah dan Batamie untuk menambah pilihan bagi pelanggan. Variasi tersebut memperluas cara menikmati olahan batagor, baik dengan sajian yang lebih familiar maupun kombinasi menu yang berbeda.
Produk ini telah memiliki sertifikat halal, menjadi salah satu informasi penting bagi konsumen yang ingin mengetahui status kehalalan makanan yang dikonsumsi.
Masuk 350 Besar UMKM PFpreneur 2025
Perjalanan Kabengbatku turut diwarnai sejumlah pencapaian. Pada 2025, usaha ini terpilih sebagai salah satu dari 350 UMKM dalam kompetisi PFpreneur yang diselenggarakan Pertamina Foundation.
Pada tahun yang sama, Kabengbatku juga dipercaya menjadi narasumber dalam mata kuliah pilihan bagi mahasiswa vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Eksistensinya kemudian menjangkau layar televisi melalui program Mantul Trans7 pada Mei 2026.
Pelanggan dapat memesan Batagor Talas Kabengbatku melalui GoFood dan ShopeeFood. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 085122976510. Informasi mengenai produk dan aktivitas usaha tersedia melalui media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok dengan nama akun Kabengbatku.

