Kapolri: Tugas Kepolisian adalah Ladang Ibadah, Pangkat dan Kewenangan Amanah Ilahi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga harus memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan renovasi Masjid Al-Ikhlas di lingkungan Markas Besar Polri baru-baru ini.

Peresmian fasilitas ibadah ini bukan sekadar pembaruan infrastruktur fisik. Lebih dari itu, momentum ini menjadi oase sekaligus pengingat berharga bagi seluruh insan Bhayangkara di tengah tugas yang kian kompleks.

Dalam amanatnya, Jenderal Suyudi menggarisbawahi filosofi bahwa tugas kepolisian sejatinya bukan sekadar rutinitas dinas atau kewajiban profesi, melainkan ladang ibadah dan pengabdian yang harus berlandaskan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Beliau memberikan penekanan tajam bahwa jabatan, pangkat, serta kewenangan yang diemban bukanlah simbol arogansi, melainkan sebuah amanah berat dari Allah SWT,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen. Pol. Johnny Eddizon Isir, Selasa (13/10/2026).

Amanah tersebut dititipkan dengan satu tujuan mulia, yaitu untuk memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang tulus kepada masyarakat luas. Pesan ini menjadi pengingat bagi setiap anggota agar selalu mengedepankan pendekatan yang humanis, adil, dan bersih dari niat buruk saat bertugas di lapangan.

Kini, Masjid Al-Ikhlas telah berdiri dengan wajah baru yang lebih nyaman dan representatif. Namun, kemegahan bangunan ibadah akan kehilangan maknanya jika tidak dihidupkan oleh jamaahnya.

Kapolri Suyudi menaruh harapan besar agar masjid ini tidak hanya digunakan untuk ibadah wajib, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar-anggota.

“Masjid harus menjadi benteng spiritual dan pusat pembinaan mental,” kata Kapolri.

Di tengah berbagai godaan, tantangan, dan sorotan publik terhadap kinerja kepolisian, integritas moral adalah kunci utama. Melalui doa dan ketenangan batin yang dibangun di masjid ini, diharapkan para personel memiliki keteguhan hati yang tak tergoyahkan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kapolri menegaskan, kepolisian yang hebat adalah kepolisian yang dekat dengan Tuhan dan menyatu dengan rakyatnya. Pembaruan Masjid Al-Ikhlas menjadi bukti nyata komitmen institusi menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spiritual para anggotanya.

“Semoga langkah mulia ini membawa institusi Polri semakin dicintai, dipercaya, dan selalu hadir membawa rasa aman,” pungkasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU