Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Irfan sebelumnya telah mengaitkan aktivitasnya di media sosial dengan upaya menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan.
Meski demikian, respons warganet terhadap unggahan hadiah kuda dari Raffi Ahmad memperlihatkan bahwa sebagian publik masih mengharapkan perhatian lebih besar terhadap persoalan karhutla.
Di tengah popularitas media sosial sebagai ruang berbagi kehidupan pribadi, peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan mengenai peran figur publik dalam mengangkat isu sosial dan lingkungan.
Bagi sebagian warganet, kabar hadiah mewah memang menarik perhatian.
Namun, persoalan kebakaran hutan dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan juga dinilai tidak seharusnya luput dari pembicaraan.



