PASER – PT Energi Makmur Buana (INVI) bersama PT Kideco Jaya Agung (Kideco) meresmikan implementasi EV Mining di tambang Kideco, Kalimantan Timur. EV Mining yang dioperasikan terdiri dari 18 truk tambang listrik dan 3 stasiun penukaran baterai.
Kolaborasi kedua anak usaha PT Indika Energy Tbk (Indika Energy) ini bertujuan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi melalui pengembangan elektrifikasi di area pertambangan.
Inisiatif tersebut diluncurkan dalam acara “EVMine: Electrifying Mining Operations” di area stasiun penukaran baterai KM 35, tambang Kideco.
Acara ini dihadiri Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand, Direktur Utama Kideco, Kurnia Ariawan, dan Direktur Utama invi, Alif Sasetyo.
Perwakilan mitra kerja Kideco seperti, Bima Internasional (BIMA), Bima Invi Sinergi Alami (bisa), dan perwakilan anak usaha Indika Energy seperti, Interport Mandiri Utama dan KALISTA serta Produsen truk EV, SANY.
Dalam implementasi EV Mining, invi berperan sebagai penyedia solusi kendaraan listrik. Dukungan yang diberikan mencakup penyediaan truk listrik dan stasiun penukaran baterai, dukungan operasional, pemeliharaan, layanan purnajual, serta pengembangan kapabilitas sumber daya manusia (SDM).
“Pengoperasian truk listrik ini telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari uji coba, pengumpulan dan analisis data operasional serta komersial, hingga penyempurnaan spesifikasi kendaraan dan infrastruktur pendukung” ujar Alif Sasetyo, Direktur Utama INVI.
“Selain itu, penguatan kapabilitas SDM juga dilakukan melalui Basic Mechanical Electric Vehicle Course (BMEVC) untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan tim dalam mendukung pengoperasian dan pemeliharaan kendaraan listrik di lingkungan pertambangan,” sambungnya.
Sebagai mitra strategis sekaligus pemilik tambang tempat EV Mining diterapkan, Kideco, berperan dalam memastikan implementasinya sesuai dengan kebutuhan operasional tambang.
Direktur Utama Kideco Kurnia Ariawan, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong pengurangan emisi.
“Bagi Kideco, implementasi truk listrik di area pertambangan merupakan bagian dari upaya untuk terus meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional,” ungkap Kurnia.
“Pengalaman dari proses trial hingga implementasi memberikan pembelajaran penting bagi kami dalam melihat bagaimana teknologi kendaraan listrik dapat diintegrasikan ke dalam kebutuhan operasional tambang secara bertahap, dan terukur,” imbuhnya.





