JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang lanjutkan intraday rebound, meskipun masih berada di zona merah pada perdagangan hari ini, Rabu (19/3).
Hal itu disampaikan Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan yang melihat IHSG membentuk lower-shadow panjang, bersamaan dengan intraday rebound pada perdagangan Selasa (18/3) kemarin.
Sebagaimana diketahui, IHSG sempat melemah 7 persen pada sesi I perdagangan Selasa kemarin, sebelum ditutup dengan pelemahan sebesar 3,84 persen di 6.223,39 pada penutupan perdagangan Selasa sore.
“Jika kembali ke atas 6.270, IHSG berpeluang lanjutkan intraday rebound tersebut ke kisaran 6300-6330 di Rabu (19/3),” ujar Valdy dalam riset hariannya, seperti dikutip Holopis.com.
Valdy melihat, pelaku pasar merespon positif bantahan dari Istana melalui Kantor Komunikasi Presiden mengenai isu pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani sebagai Bendahara Negara pada Selasa siang.
Bantahan itu diperkuat dengan bantahan langsung dari Sri Mulyani dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa Sore.
“Isu ini yang diyakini menjadi salah satu pemicu sell-off sejak awal perdagangan kemarin, yang berpotensi memicu terjadinya margin call dan forced sell,” ujar Valdy.
Kendati pasar sudah mulai tenang, Valdy memandang perlu adanya kewaspadaan akan potensi temporary rebound.
Hal itu lantaran investor asing masih mencatatkan net sell signifikan pada saham-saham bluechip, khususnya saham 4 emiten perbankan jumbo pada perdagangan kemarin.
“Selain itu, berdasarkan pengalaman tahun 2020, kebijakan buyback tanpa RUPS tidak berdampak instant (terdapat buffer time sekitar 2 pekan) terhadap penguatan/rebound IHSG,” ujar Valdy.
Adapun pada perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, diantaranya yakni saham ICBP, TLKM, JPFA, SIDO, dan ASII.



