HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ahmad Al-Fatih, siswa SMA Negeri Cendekia asal Kabupaten Agam, Sumatra Barat, bakal menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).
Bagi Fatih, kesempatan tersebut bukan sekadar pengalaman baru. Ia mengaku bangga sekaligus merasa mendapat kehormatan besar karena bisa membawa nama daerahnya dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Semangat jiwa nasionalisme bergejolak karena bisa mengibarkan bendera Sang Merah Putih, bendera pusaka, di Istana Merdeka. Rasanya bangga dan mendapat kehormatan,” kata Fatih, seperti dikutip Holopis.com pada Minggu (16/8/2026).
Tak hanya membawa nama pribadi, Fatih juga ingin mengharumkan Kabupaten Agam dan Sumatra Barat.
“Kita juga harus membanggakan nama daerah,” katanya.
Ketertarikan Fatih terhadap dunia baris-berbaris ternyata sudah muncul sejak duduk di bangku SMP.
Saat itu, ia mengikuti kegiatan Paskibra di sekolah. Ia juga sempat mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat provinsi serta aktif dalam kegiatan Pramuka.
Dari berbagai kegiatan tersebut, rasa nasionalisme Fatih semakin tumbuh. Hal itu pula yang kemudian mendorongnya mengikuti proses seleksi Paskibraka.
“(Tertarik bergabung dalam Paskibraka) Karena jiwa nasionalisme,” ucapnya.
Namun, perjalanan Fatih menuju Paskibraka nasional tidak berjalan mulus.
Sekolah Hancur Diterjang Banjir dan Longsor
Pada akhir November 2025, banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Sumatra Barat, termasuk Kabupaten Agam.
Bencana tersebut turut berdampak pada sekolah Fatih. Kondisi sekolah yang rusak membuatnya tidak bisa menjalani latihan baris-berbaris seperti sebelumnya.
Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat Fatih berhenti mengejar targetnya.
Ia memilih tetap berlatih secara mandiri dari rumah.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...