Lemari atau meja sebaiknya tidak digunakan untuk menghalangi pintu karena jalur evakuasi tetap harus tersedia jika terjadi keadaan darurat.
Saat kamar digunakan sebagai clean room, hindari aktivitas yang menghasilkan asap maupun partikel tambahan.
Penghuni sebaiknya tidak merokok atau menggunakan vape.
Membakar lilin dan dupa, menggunakan produk aerosol, hingga memakai pengharum udara untuk menutupi bau asap juga perlu dihindari.
Untuk membersihkan kamar, gunakan kain lembap untuk mengelap permukaan atau mengepel lantai.
Hindari penggunaan penyedot debu jika perangkat tersebut tidak mempunyai filter udara yang memadai.
Pintu dan jendela yang terus tertutup bisa membuat ruangan terasa panas, terutama di tengah cuaca tropis.
Jika tersedia, kipas atau AC dapat digunakan dengan pengaturan recirculate.
Pengaturan tersebut membantu mengurangi masuknya udara luar ke dalam ruangan.
Sebaliknya, hindari penggunaan exhaust fan atau AC portabel yang memiliki selang pembuangan ke luar.
Perangkat tersebut berpotensi menarik udara dari luar yang sudah tercemar asap.
Air purifier juga bisa digunakan untuk membantu menyaring partikel asap di dalam ruangan.
Pilih perangkat yang sesuai dengan ukuran kamar dan, bila memungkinkan, menggunakan filter HEPA.



