Selain melalui penilaian dewan juri, Astra juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan dukungan kepada finalis favorit mereka.
Pemungutan suara dilakukan secara daring melalui situs resmi Astra pada 16–26 Oktober 2026.
Masyarakat dapat mengakses laman astra.co.id untuk mengikuti proses pemilihan finalis favorit.
Partisipasi publik ini menjadi bagian dari rangkaian penjurian akhir SATU Indonesia Awards 2026 sebelum penerima penghargaan ditetapkan.
Proses penilaian melibatkan 10 juri dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pakar teknologi, pelaku pemberdayaan masyarakat, hingga pegiat seni.
Mereka adalah Prof. Nila Moeloek, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; Prof. Fasli Jalal, Guru Besar Universitas Gunadarma; serta Ir. Tri Mumpuni, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan.
Dewan juri juga melibatkan pakar teknologi informasi Onno W. Purbo, Ph.D.; Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Arif Zulkifli; serta pegiat seni sekaligus pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo, Dian Sastrowardoyo.
Nama lainnya adalah pendiri Young On Top Billy Boen, pegiat seni Raline Shah, Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, serta Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo.
Kehadiran para juri dari berbagai bidang tersebut diharapkan dapat memberikan penilaian menyeluruh terhadap gagasan, pelaksanaan program, dan manfaat yang dihadirkan para finalis bagi masyarakat.
Bagian dari Perjalanan Astra Menuju 70 Tahun
Penyelenggaraan SATU Indonesia Awards 2026 juga menjadi bagian dari komitmen Astra dalam mendukung pemberdayaan masyarakat menjelang peringatan tujuh dekade perusahaan.
Astra akan memasuki usia ke-70 pada 20 Februari 2027 dengan mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.
Melalui berbagai inisiatif sosial, perusahaan terus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.



