Trump Desak Ukraina Setop Serang Kilang Rusia, Ada Apa?

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat sorotan karena belum memberikan tanggapan atas serangan Rusia terhadap sejumlah fasilitas bisnis milik perusahaan Amerika di Ukraina. Sikap tersebut muncul ketika Washington justru meningkatkan tekanan kepada Kyiv agar menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia dengan alasan dampaknya terhadap konsumen Amerika.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia meningkatkan serangan terhadap fasilitas yang berkaitan dengan perusahaan-perusahaan Amerika, sekaligus infrastruktur sipil Ukraina. Sejumlah merek besar seperti Coca-Cola, PepsiCo, McDonald’s, dan Oreo dilaporkan terdampak serangan rudal maupun drone Rusia.

Andy Hunder, Presiden Kamar Dagang Amerika di Ukraina, mengatakan serangan terhadap perusahaan Amerika kini berlangsung dengan intensitas yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

“Ini adalah serangan langsung menggunakan drone dan rudal, dan mereka terus menyerangnya. Ini mengirimkan pesan bahwa bisnis Amerika menjadi sasaran. Kami tidak melihat respons apa pun dari Gedung Putih,” kata Hunder, dikutip Holopis.com, Rabu (14/10).

Ia menilai serangan tersebut bukan sekadar persoalan kerusakan fasilitas usaha, melainkan juga menyangkut kepentingan ekonomi Amerika Serikat yang berada di Ukraina.

“Kami membutuhkan ini untuk dihentikan karena yang terkena dampak dan menjadi sasaran adalah kepentingan Amerika, uang Amerika, dan investor Amerika,” ujarnya.

Salah satu serangan yang menjadi perhatian terjadi pada awal September, ketika sebuah drone Rusia menghantam pabrik Coca-Cola di luar Kyiv. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian menyebut insiden itu sebagai sinyal langsung bagi Washington.

“Ini adalah sinyal yang jelas dari Rusia kepada Amerika. Rusia tentu tidak mungkin tidak mengetahui bahwa ini adalah perusahaan Amerika,” kata Zelensky dalam pidato video malamnya pada 3 September.

Dalam pidato yang sama, Zelensky menyindir serangan terhadap perusahaan minuman tersebut dengan mengatakan bahwa Coca-Cola seolah menjadi musuh Rusia hingga fasilitasnya dihancurkan oleh drone Shahed yang dirancang Iran.

Serangan terhadap kepentingan bisnis Amerika kembali terjadi pada akhir September. Zelensky mengatakan sebuah drone serang Rusia menghancurkan gudang yang digunakan McDonald’s di Ukraina.

McDonald’s Ukraina mengonfirmasi bahwa gudang yang dioperasikan salah satu mitra logistiknya di wilayah Kyiv mengalami kerusakan akibat serangan drone pada 25 September.

Zelensky menyoroti bahwa sasaran serangan tersebut merupakan gudang yang menyimpan produk makanan biasa. Menurutnya, Rusia semakin memperluas serangannya terhadap berbagai fasilitas yang menopang kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Drone serang, terhadap produk makanan biasa,” tulis Zelensky melalui platform X.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU