Zulhas Minta Kerja Sama Dagang Berdampak Nyata bagi Rakyat

0 Shares

HOLOPIS.COM, TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong penguatan sektor pangan nasional sekaligus perluasan kerja sama perdagangan internasional untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia juga meminta para perwakilan diplomatik Indonesia aktif mendatangkan calon mitra bisnis dari luar negeri guna membuka peluang ekspor yang lebih besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat membuka rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.

Pameran perdagangan internasional yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan itu mengusung tema The Ultimate Hub for Global Sourcing.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli menilai Indonesia memiliki peluang menarik bagi pelaku usaha internasional seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan kinerja perdagangan yang positif.

“Indonesia tumbuh 5,45 persen pertumbuhan ekonomi kita, ekspor kita surplus. Jadi tamu-tamu, delegasi yang dibawa oleh ambassador kemari, datang ke Indonesia tepat. Percayalah bisnis Anda akan semakin maju, semakin sering ke sini, semakin maju bisnisnya InsyaAllah,” ujar Zulkifli.

Swasembada Beras dan Jagung Jadi Langkah Awal

Selain membahas peluang bisnis, Zulkifli menyoroti pentingnya memperkuat kemampuan produksi pangan dalam negeri.

Menurutnya, ketergantungan terhadap impor berbagai komoditas pangan perlu dikurangi melalui peningkatan kapasitas produksi nasional.

Ia menyebut Indonesia mulai mencatatkan capaian dalam upaya swasembada, terutama untuk komoditas beras dan jagung.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pangan kita ini memang selama ini tergantung pada impor hampir semuanya. Oleh karena itu, kita harus bisa meningkatkan kemampuan kita untuk produk kita naik agar kita swasembada. Alhamdulillah kita sudah berhasil untuk penguatan ekonomi di dalam negeri, baru beras dan jagung,” katanya.

Zulkifli juga mengaitkan capaian tersebut dengan peningkatan kesejahteraan petani. Ia menggambarkan bahwa usaha tani padi dan jagung mulai memberikan hasil yang lebih baik bagi pelakunya.

“Ini artinya petani Indonesia, padi dan jagung sudah makmur. Artinya, kalau modalnya 100, petani bisa mendapat hampir 31 persen, ya kasarnya begitu walaupun enggak tepat begitu. Ini artinya petani Indonesia makmur,” ungkapnya.

Dubes Diminta Bawa 20–30 Calon Mitra Bisnis

Untuk memperluas jangkauan perdagangan, Zulkifli meminta para duta besar dan perwakilan Indonesia di luar negeri berperan aktif mendatangkan calon mitra bisnis ke Tanah Air.

Ia bahkan mendorong agar setiap kunjungan delegasi disertai upaya membawa puluhan calon klien potensial.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Fisca Dwi Astuti
Tim Penulis & Editor
Fisca Dwi Astuti
Apresiasi untuk Fisca Dwi Astuti

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU