HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ray Rangkuti meminta Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong seleksi penyelenggara pemilu yang berintegritas, independen, dan jujur. Ia menilai, pengalaman Pemilu dan Pilpres 2024 perlu menjadi bahan evaluasi agar persoalan dalam penyelenggaraan pemilu tidak kembali berdampak terhadap pemerintahan maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pengamat politik Ray meminta PKB turut memperhatikan proses seleksi penyelenggara pemilu yang akan datang agar menghasilkan figur yang memiliki integritas dan mampu menjalankan tugas secara independen.
“Dalam hal nanti melakukan seleksi penyelenggara pemilu yang kita tahu ini bulannya mestinya pemerintah sudah membentuk timsel, timsel penyelenggara pemilu. Agar benar-benar mencari penyelenggara pemilu yang memiliki integritas ya, memiliki kemandirian dan juga kejujuran yang cukup,” kata Ray saat menyampaikan aspirasi terkait hak angket di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Menurut Ray, pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2024 harus menjadi perhatian dalam menentukan kualitas penyelenggara pemilu. Ia menilai, dampak persoalan pemilu tidak hanya menyangkut Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi juga pemerintahan yang terpilih serta kepentingan bangsa dan negara.
“Pengalaman pemilu dan pilpres 2024 ini cukuplah bagi kita ya, karena berefek bukan hanya kepada KPU-nya, tapi juga kepada pemerintah yang terpilih dan sekaligus kepada bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Selain menyoroti seleksi penyelenggara pemilu, Ray juga menyinggung dua persoalan terkait ketentuan dalam Undang-Undang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang menurutnya telah dibahas di Mahkamah Konstitusi (MK). Ia meminta persoalan tersebut turut menjadi perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan pemilu.
“Nah, yang ketiga, ada dua poin terkait dengan pasal penyelundupan di undang-undang pemilu yang di PKPU yang kemarin sudah juga dibicarakan di MK,” tutur Ray.
Di sisi lain, Ray mengapresiasi Fraksi PKB yang bersedia menerima aspirasi aliansi dan membuka peluang dialog lanjutan. Ia mengatakan, meskipun pertemuan lanjutan perlu dijadwalkan kembali, pihaknya berharap komunikasi dengan PKB tetap berjalan untuk membahas masukan yang telah disampaikan.
“Nah, dari situ sebetulnya kami sangat gembira karena artinya PKB sangat terbuka, bahkan kalau penting berdialog lebih lanjut lagi, oke,” kata Ray.



