HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melakukan serangkaian pertemuan strategis bersama sejumlah menteri untuk memperkuat efektivitas alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di sektor pendidikan tinggi dan kesehatan.
Pertemuan tersebut membahas optimalisasi anggaran pendidikan tinggi serta strategi menjaga keberlanjutan Dana Jaminan Sosial (DJS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pada Jumat siang, Suahasil menerima kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Pertemuan itu berfokus pada penguatan alokasi anggaran APBN untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
“APBN #UangKita terus diarahkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tulis Suahasil dalam unggahan di akun Instagram resminya, @menkeuri, Sabtu (19/9/2026).
Suahasil menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
“Sinergi @kemenkeuri dan @kemdiktisaintek.ri terus diperkuat agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara optimal, menghadirkan program-program yang berdampak, dan mendorong kemajuan pendidikan tinggi Indonesia,” ujar dia.
Suahasil Bahas Keberlanjutan Dana JKN
Pada Jumat sore, Suahasil melanjutkan agenda kerja dengan menghadiri rapat koordinasi penguatan sektor kesehatan bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta jajaran BPJS Kesehatan.
Rapat tersebut membahas langkah dan strategi untuk memperkuat keberlanjutan Dana Jaminan Sosial (DJS) JKN. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan program JKN dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar warga negara. Untuk itu, memastikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus hadir melindungi masyarakat merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Suahasil.
Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan fiskal program JKN melalui dukungan alokasi APBN. Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terjaga dan memenuhi standar kualitas.
“Melalui APBN #UangKita, Pemerintah berkomitmen memperkuat Dana Jaminan Sosial JKN sehingga program JKN dapat terus berjalan dengan berkualitas dalam menjamin kesehatan masyarakat,” ujar dia.
Melalui dua agenda tersebut, Kementerian Keuangan menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran negara yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus keberlanjutan perlindungan kesehatan melalui program JKN.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...