HOLOPIS.COM, JAKARTA – Konsumsi listrik untuk layanan pengisian daya kendaraan listrik dan pusat layanan data internet di China melonjak tajam pada September 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan mobil listrik serta pesatnya perkembangan industri digital di negara tersebut.
Data Administrasi Energi Nasional China menunjukkan konsumsi listrik untuk pengisian daya dan penukaran baterai kendaraan listrik mencapai 16,8 miliar kilowatt-jam, naik 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, konsumsi listrik layanan data internet meningkat 35,4 persen menjadi 9,8 miliar kilowatt-jam.
Lonjakan kebutuhan listrik untuk pengisian daya kendaraan terjadi seiring semakin besarnya porsi mobil listrik di pasar otomotif China.
Pada September 2026, kendaraan energi baru atau new-energy vehicle (NEV) menyumbang 61,6 persen dari total penjualan mobil baru bulanan. Angka tersebut menjadi rekor sekaligus menandai tiga bulan berturut-turut ketika pangsa penjualan NEV melampaui 60 persen.
Secara kumulatif, pangsa NEV selama Januari hingga September 2026 mencapai 53,6 persen.
Angka ini menunjukkan kendaraan energi baru semakin mendominasi pasar mobil baru China. Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai ikut meningkat.
Konsumsi Listrik Pusat Data Ikut Meroket
Selain kendaraan listrik, industri digital juga menjadi pendorong baru permintaan listrik di China.
Konsumsi listrik layanan data internet pada September tercatat mencapai 9,8 miliar kilowatt-jam, meningkat 35,4 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan peningkatan kapasitas komputasi cerdas China. Hingga akhir September 2026, kapasitas komputasi cerdas negara itu mencapai 2.592 EFLOPS, naik 146 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
EFLOPS merupakan satuan untuk mengukur kemampuan komputasi, dengan satu EFLOPS setara satu kuintiliun operasi bilangan titik mengambang per detik.
Besarnya kapasitas komputasi tersebut mencerminkan perkembangan infrastruktur digital yang membutuhkan dukungan pusat data dan pasokan energi untuk menjalankan berbagai layanan komputasi.
Total Konsumsi Listrik China Tembus 899,7 Miliar kWh
Di tengah lonjakan permintaan dari sektor kendaraan listrik dan digital, konsumsi listrik China secara keseluruhan mencapai 899,7 miliar kilowatt-jam pada September 2026. Angka itu naik 1,2 persen dibandingkan September tahun lalu.
Jika dilihat berdasarkan sektor, konsumsi listrik industri primer mencapai 13,5 miliar kilowatt-jam, meningkat 4,1 persen.
Sementara itu, industri sekunder mencatat konsumsi 580 miliar kilowatt-jam atau tumbuh 1,7 persen. Adapun konsumsi listrik industri tersier mencapai 185,2 miliar kilowatt-jam, naik 4,9 persen.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...