Suharyanto Pastikan Dukung Operasional Penanganan Karhutla Kaltim

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala BNPB Letjen Suharyanto memastikan dukungan pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.

Dalam pembahasan pada Senin (14/9) tersebut mencakup keterpaduan Satgas di lapangan, dukungan operasi darat dan udara, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta pemenuhan sarana dan prasarana untuk mendukung percepatan penanganan karhutla.

Kepala BNPB menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk tetap mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat Kalimantan Timur hingga penanganan karhutla selesai.

“BNPB bersama seluruh kementerian/lembaga terkait berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim hingga api padam tuntas dan situasi kembali kondusif,” kata Suharyanto dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Berdasarkan data BPBD Kalimantan Timur, luas area terbakar sejak Januari hingga September 2026 mencapai sekitar 5.708,96 hektare. Pada Minggu (13/9), terpantau 34 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi dan 24 titik kejadian kebakaran dengan estimasi luas terbakar sekitar 712,94 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 392,99 hektare telah berhasil dipadamkan, terdiri atas 377,99 hektare melalui penanganan darat dan 15 hektare melalui dukungan operasi udara. Sementara itu, sekitar 319,95 hektare masih dalam penanganan dan seluruhnya berada di kawasan IKN.

Penanganan karhutla dilaksanakan secara terpadu oleh unsur BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, OIKN, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta relawan. Keterpaduan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke wilayah lain.

Dukungan operasi udara disiapkan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan, terutama untuk membantu penanganan pada lokasi yang memiliki kendala akses bagi tim darat. Operasi udara tersebut menjadi bagian dari penanganan terpadu bersama Satgas Karhutla.

Selain pemadaman, BNPB juga menindaklanjuti permintaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kapolda Kalimantan Timur. Pelaksanaan OMC mencakup wilayah Berau dan sekitarnya dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer serta potensi pertumbuhan awan hujan berdasarkan pemantauan BMKG.

Dari sisi sarana dan prasarana, kebutuhan pendukung operasi dipenuhi secara bertahap melalui koordinasi BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait. Dukungan antara lain berasal dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan Mabes Polri, termasuk distribusi tangki air. Hingga saat ini, sebanyak 47 tangki air telah didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan.

Kekuatan personel penanganan karhutla di Kalimantan Timur mencapai sekitar 4.068 orang yang terdiri atas unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya. Khusus di kawasan IKN, sekitar 324 personel dikerahkan untuk mendukung penanganan, termasuk unsur pemerintahan di tingkat kabupaten dan kecamatan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU