JAKARTA, HOLOPIS.COM – Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas, berharap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mampu melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Fernando, pelantikan Sudaryono yang langsung diikuti dengan terbentuknya tim kerja baru di lingkungan BGN menjadi momentum untuk memperbaiki pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.
“Pelantikan Sudaryono sudah disambut dengan tim kerja yaitu debuti dan sekretaris utama yang baru saja dilantik,” ujar Fernando dalam keterangannya kepada Holopis.com melalui pesan instant WhatsApp, Kamis (23/7/2026).
Ia berharap jajaran baru BGN yang disebut memiliki kompetensi sesuai bidangnya mampu membawa perubahan agar manfaat program MBG benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
“Diharapkan Sudaryono dengan tim kerja yang baru sesuai dan diklaim memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya akan mampu memperbaiki tata kelola MBG sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh anak-anak dan ibu hamil,” katanya.
Meski demikian, Fernando menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Sudaryono dalam menjalankan tugas sebagai Kepala BGN.
“Saya tetap ada perbaikan yang dilakukan oleh Sudaryono agar sukses menjalankan tugas sebagai kepala BGN,” ujarnya.
Dorong Transparansi Anggaran dan Pengelolaan SPPG
Fernando menyebut aspek tata kelola dan transparansi anggaran harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, masyarakat perlu diberikan ruang untuk melakukan kontrol terhadap penggunaan anggaran BGN.
“Pertama Sudaryono harus melakukan terkait dengan tata kelola MBG dan pemanfaatan anggaran BGN sehingga masyarakat bisa melakukan kontrol dan pengawasan,” kata Fernando.

Ia juga meminta BGN membuka informasi mengenai mitra pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara transparan kepada publik.
“Kedua, publikasikan secara terbuka dan transparan mitra yang mengelolah SPPG,” ujarnya.


