Khozinudin Minta Refly Harun Cs Pakai Etika Sebagai Advokat

0 Shares

JAKARTA – Advokat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, Ahmad Khozinudin menyatakan bahwa dirinya kecewa dengan sepak terjang Refly Harun bersama sejumlah advokat lain yang seperti menganulir peran advokasinya kepada dua tersangka kasus tuduhan pencemaran nama baik kepada Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Sebab dengan masuknya Refly dan sejumlah advokat seperti Abdul Gafur Sangaji, perannya dan sejumlah advokat lain seperti dipinggirkan begitu saja, padahal pihaknya lah yang sejak awal mendampingi Roy maupun Tifa dalam persoalan mengungkap dugaan ijazah palsu Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Belakangan ada kasus kayak Gafur ini, kemudian Refly mengedarkan info ke sejumlah media yang berwenang untuk atas nama Roy Suryo itu hanya dirinya, ini kan jahat,” kata Khozinudin dalam forum Madilog seperti dikutip Holopis.com, Rabu (1/7/2026).

Lantas, salah satu aktivis Hizbut Tahrir di Indonesia tersebut menunjukkan sebuah dokumen kuasa Roy Suryo kepada pihaknya agar bisa dibaca dengan baik oleh Refly Harun. Sehingga proses dan hak kuasa tidak serta merta dikaburkan begitu saja.

“Refly Harun, baca nih, kita ada kuasa nih. Kuasa ini berlaku baik di dalam maupun di luar persidangan,” ujarnya.

Khozinudin merasa bahwa Refly Harun dan teman-temannya memiliki niat jahat untuk menganulir pihaknya dalam hak kuasa terhadap Roy Suryo atas kasus tudingan ijazah palsu Jokowi tersebut.

- Advertisement -

“Anda jahat sekali ya, melakukan tindakan mengisolasi advokasi kami yang ingin berjuang bukan untuk Roy Suryo perjuangan kami, (tapi) untuk rakyat,” tegas Khozinudin.

Lebih lanjut, ia sangat terbuka dan tidak mempersoalkan ketika ada pihak-pihak lain ikut membantu pembelaan hukum terhadap Roy Suryo maupun Tifauzia Tyassuma. Akan tetapi yang ingin ia garis bawahi adalah penerapan etika profesi advokat.

“Dan kami tidak pernah mempersoalkan orang-orang ingin membantu, makanya ada dari LBHP Muhammadiyah, ada dari Profesor Denny Indrayana, ada nanti ditambah lagi enggak apa-apa. Tapi kemudian ketika ada orang merasa paling berperan sehingga yang lainnya seolah tidak berwenang, dia merasa paling hebat, yuk kita lihat yuk, jas merah jangan lupa sejarah, bagaimana perjuangan ini awalnya dan kita harus fokus pada musuh bersama, kan harusnya begitu,” tuturnya.

Sementara itu, Khozinudin juga masih menunggu kesediaan Roy Suryo untuk memberikan klarifikasi atas polemik advokasi yang dipersoalkan itu. Karena secara principal, Roy patut memberikan jawaban sehingga tidak ada kekacauan di internal maupun di kalangan publik.

“Saya pun sebenarnya menilai bahwa Roy Suryo juga harus mengklarifikasi ini, dan dia sedang meminta waktu, kita tunggu klarifikasi seperti apa,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU