Keren! Drone dan Interceptor Karya Anak Bangsa Ini Curi Perhatian di IPA Convex 2026

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Inti Sinar Pelangi Energi menjadi salah satu perusahaan yang menarik perhatian dalam ajang IPA Convention & Exhibition lewat deretan teknologi buatan dalam negeri yang mereka tampilkan. Perusahaan tersebut memamerkan berbagai inovasi mulai dari AI interaktif, LED power display, interactive smart TV, hingga drone dan interceptor yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan industri strategis.

Perhatian pengunjung paling banyak tertuju pada teknologi drone dan interceptor karya anak bangsa yang dikembangkan perusahaan. Menariknya, sebagian besar material dan proses produksi teknologi tersebut disebut sudah menggunakan komponen lokal, meski beberapa bagian tertentu masih harus didatangkan dari luar negeri.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia juga mampu membuat teknologi drone dan interceptor sendiri. Sebagian besar material dan proses produksinya sudah menggunakan komponen lokal, meski memang masih ada beberapa part yang saat ini masih harus diimpor dari luar negeri,” ujar Satria saat ditemui di lokasi pameran.

Menurutnya, pengembangan teknologi lokal menjadi langkah penting untuk mendukung kebutuhan industri nasional yang kini semakin membutuhkan sistem berbasis otomatisasi dan pemantauan modern. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Salah satu produk unggulan yang dipamerkan adalah drone Alugara. Drone tersebut memiliki kemampuan membawa payload hingga 10 kilogram dan mampu terbang dengan jarak mencapai 15 kilometer. Teknologi ini dirancang untuk berbagai kebutuhan, termasuk surveillance dan operasional di sektor oil and gas.

Drone Alugara juga dapat dilengkapi berbagai perangkat tambahan seperti kamera pengawas, sensor, lidar, radar, pencitraan termal hingga RGB. Bahkan, drone tersebut dapat dimanfaatkan untuk membawa perangkat pemadam api pada kondisi tertentu. Fleksibilitas itulah yang membuat teknologi ini dinilai memiliki potensi penggunaan yang sangat luas.

- Advertisement -

Selain drone, teknologi interceptor yang diperkenalkan PT Inti Sinar Pelangi Energi juga menjadi daya tarik tersendiri. Sistem ini dikembangkan sebagai alternatif yang lebih efektif dan ekonomis dibanding penggunaan sistem pertahanan berbiaya tinggi untuk menghadapi ancaman udara.

Tak hanya untuk kebutuhan militer, interceptor tersebut juga disebut dapat dimanfaatkan di sektor sipil sebagai perangkat first responder. Teknologi itu dinilai mampu menjangkau area berbahaya atau titik api yang sulit diakses manusia secara langsung.

Dengan kemampuan membawa berbagai jenis payload, mulai dari sensor hingga perangkat pendukung keselamatan, teknologi yang dikembangkan perusahaan membuka peluang pemanfaatan yang luas di berbagai sektor. Kehadiran produk-produk tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan teknologi industri dalam negeri mulai bergerak menuju tingkat yang lebih kompetitif.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fisca Dwi Astuti
Fisca Dwi Astuti
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU