JAKART – Kabar mengejutkan datang dari Gregoria Mariska yang resmi mundur dari Pelatnas dan sang suami, Mikha Angelo pun mengunggah pesan menyentuh di media sosial.
Kabar mengejutkan datang dari pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.
Atlet yang akrab disapa Jorji itu resmi memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI setelah 12 tahun menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional Indonesia.
Keputusan Gregoria tersebut langsung menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di media sosial.
Di tengah kabar emosional itu, sang suami, Mikha Angelo, turut mengunggah pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Mikha mengaku bangga atas perjuangan panjang yang telah dilalui Gregoria sejak usia muda.
Ia menyebut perjalanan sang istri di Pelatnas bukanlah hal mudah karena penuh tantangan, tekanan, hingga berbagai cerita yang tidak diketahui publik.
“Proud of you always @gregoriamrska,” tulis Mikha membuka unggahannya.
Mikha kemudian mengungkapkan bahwa Gregoria sudah masuk Pelatnas sejak usia 14 tahun.
Selama lebih dari satu dekade, atlet kelahiran Wonogiri itu terus berjuang membawa nama Indonesia di berbagai ajang internasional.
“What a journey. Ria masuk pelatnas dari umur 14 tahun, sekarang memutuskan mundur setelah 12 tahun yang penuh naik turun dan cerita-cerita yang bakal diingat selamanya,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Mikha juga memberi gambaran bahwa perjuangan Gregoria selama ini menyimpan banyak cerita yang belum diketahui publik.
Menurutnya, jika orang-orang mengetahui semua proses dan pengorbanan yang telah dijalani Gregoria, rasa bangga terhadap atlet tersebut akan semakin besar.
“Andai kalian tau semua cerita dibalik perjuangannya selama ini, aku yakin kalian juga akan semakin bangga,” tulis Mikha lagi.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet dan penggemar bulu tangkis Indonesia.
Banyak yang ikut terharu membaca pesan Mikha sekaligus memberikan dukungan untuk Gregoria atas keputusan besar yang diambilnya.
Selain menyampaikan rasa bangga kepada sang istri, Mikha juga mengucapkan terima kasih kepada PBSI, para pelatih, pengurus, hingga orang-orang di balik layar yang selama ini membantu Gregoria selama berada di Pelatnas.
“Thankyou @badminton.ina, untuk semua pelatih dan pengurus yang sudah membantu selama ini, para unsung heroes yang sering menemani dan menghibur disaat Ria lagi down, thankyou!” tulisnya.
Mikha juga menyampaikan dukungan kepada para atlet Pelatnas yang masih berjuang membawa nama Indonesia di panggung internasional.
Ia menyadari tekanan dan beban yang dipikul para atlet tidaklah ringan.
“Doa terbaik juga untuk semua atlet pelatnas yang sedang membawa nama Indonesia, kita tau banget beban yang kalian bawa tidak ringan,” lanjut Mikha.
Menariknya, Mikha menyebut Gregoria tetap ingin membantu dan mendukung para atlet Indonesia meski sudah tidak lagi berada di Pelatnas.
Hal itu menunjukkan kecintaan Gregoria terhadap dunia bulu tangkis Indonesia masih begitu besar.
Di akhir unggahannya, Mikha juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang selama ini terus memberikan doa dan dukungan kepada Gregoria.
“Untuk semua teman-teman yang selama ini selalu dukung dan doain Ria, terimakasih banyak!! See you soon!” tulisnya.
Unggahan itu ditutup dengan pengakuan Mikha yang mengaku sedang terharu setelah melihat banyak pesan dukungan serta video kompilasi perjalanan Gregoria yang beredar di platform X.
“Sedang terharu setelah liat messages dan compilation videos di X,” katanya.
Keputusan Gregoria mundur dari Pelatnas menjadi akhir dari perjalanan panjang salah satu tunggal putri terbaik Indonesia dalam sistem pelatnas nasional.
Selama berkarier, Gregoria dikenal sebagai sosok pekerja keras dan sempat menjadi andalan Indonesia di berbagai turnamen dunia.
Nama Gregoria sendiri beberapa tahun terakhir terus menjadi sorotan usai tampil konsisten di level internasional.
Ia juga menjadi salah satu tunggal putri Indonesia yang mampu bersaing dengan para pemain elite dunia.
Kini, meski tak lagi menjadi bagian dari Pelatnas, dukungan publik terhadap Gregoria masih terus mengalir.
Banyak penggemar berharap Jorji tetap aktif di dunia bulu tangkis dan terus menginspirasi generasi atlet muda Indonesia.


