Tugas Presiden Prabowo ke Dudung Abdurachman: Bongkar Celah Korupsi di Program MBG!

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman mengakui bahwa dirinya mendapatkan tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Dimana yang saat ini menjadi prioritas adalah membongkar sejumlah celah korupsi yang terjadi di sejumlah program prioritas nasional, dimana salah satunya adalah MBG (makan bergizi gratis).

“Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung, coba dicek’. Karena kan program prioritas nasional ini salah satunya adalah untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden, ya salah satunya MBG, kemudian Koperasi Merah Putih, dan itu nanti akan kita cek,” kata Dudung dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (5/5).

Dudung menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menjalankan arahan dari Presiden Prabowo.

Pasalnya, dari informasi awal yang diterima, banyak celah korupsi yang terjadi di MBG. Kendati menyebut adanya celah korupsi dalam jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG, Dudung enggan membeberkan secara gamblang prosesnya.

“Banyak celahnya, banyak celahnya. Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Nanti akan saya lihat itu jual-beli titik,” ucapnya.

- Advertisement -

Dudung pun berusaha berkilah saat dicecar lebih jauh mengenai apa yang disampaikannya tersebut. Yang pasti, dirinya sesumbar mau memeriksa terlebih dahulu secara mendetail.

“Ah nanti, banyak, jangan saya buka semua di sini ya. Nanti itu juga akan ada yang kita temukan. Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas dan sebagainya, nanti akan saya cek langsung di lapangan,” terangnya.

Dudung juga akan memeriksa laporan mengenai SPPG yang ditutup tapi insentif masih berjalan lancar. Hal ini merujuk data Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang mengungkap sebanyak 1.720 SPPG di Indonesia disetop sementara. Ribuan dapur MBG ternyata tetap menerima insentif Rp 6 juta per hari meski operasionalnya dihentikan.

“Ah justru itu juga nanti akan saya cek. Sudah di-suspend tapi masih insentif lancar, bahkan investornya itu masih dapat, masih menerima. Kan begitu,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU