Sidak Bareng Mahasiswa, Andi Amran Sulaiman Buktikan Gudang Bulog di Jatim Penuh Sesak

0 Shares

HOLOPIS.COM, Sidoarjo Sidak bareng mahasiswa, Andi Amran Sulaiman buktikan gudang Perum Bulog di Jatim penuh sesak, tanda stok pangan nasional melimpah dan stabil.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan sidak langsung ke gudang Perum Bulog di Jawa Timur bersama mahasiswa, akademisi, dan pakar pertanian.

- Advertisement -

Kunjungan ini menjadi perhatian karena menemukan kondisi gudang yang penuh sesak oleh stok beras nasional.

Di lokasi Sidoarjo, Amran melihat langsung aktivitas logistik yang padat.

- Advertisement -

Truk pengangkut beras terlihat antre masuk dan keluar gudang tanpa henti, sementara sejumlah area penyimpanan sudah terisi penuh hingga membutuhkan tambahan kapasitas gudang sewaan.

“Gudang Bulog di Jawa Timur ini penuh sesak. Ini fakta di lapangan, bukan asumsi,” tegas Amran saat berdialog dengan peserta sidak. Minggu (19/04).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyerapan gabah petani berjalan sangat masif dalam beberapa waktu terakhir.

Jawa Timur sendiri tercatat sebagai salah satu penyumbang stok terbesar nasional dengan kontribusi sekitar 1,2 juta ton dari total cadangan beras pemerintah yang mencapai kurang lebih 4,9 juta ton.

Amran menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam sidak ini penting untuk memastikan transparansi dan pemahaman langsung terhadap kondisi pangan nasional.

Ia ingin generasi muda melihat sendiri bagaimana sistem pangan bekerja di lapangan, bukan hanya dari data atau laporan.

“Mahasiswa harus lihat langsung. Ini penting supaya kita semua paham kondisi riil, bukan sekadar opini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Amran juga menyoroti peran petani yang dinilai menjadi kunci utama dalam peningkatan stok nasional.

Ia menyebut, tingginya produksi dan serapan gabah saat ini menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam sistem pangan Indonesia.

“Ini kerja bersama. Petani kuat, Bulog menyerap, pemerintah mengawal. Hasilnya terlihat sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, suasana sidak berlangsung interaktif.

Mahasiswa yang ikut dalam rombongan diberi kesempatan berdialog langsung dengan Mentan, termasuk menanyakan kondisi stok dan distribusi pangan nasional.

Beberapa di antara mereka mengaku terkejut melihat langsung kondisi gudang yang dipenuhi beras hingga ke area tambahan penyimpanan.

Di sisi lain, pemerintah juga mengakui adanya tantangan logistik akibat tingginya stok.

Bulog disebut harus menyewa ratusan unit gudang tambahan untuk menampung kelebihan kapasitas, dengan sebagian sudah terisi ratusan ribu ton beras.

Meski begitu, Amran menegaskan kondisi ini bukan masalah, melainkan indikator positif bahwa produksi dalam negeri sedang berada pada level kuat.

Fokus utama pemerintah, kata dia, adalah menjaga keseimbangan antara stok, distribusi, dan kesejahteraan petani.

“Yang penting petani kita sejahtera, dan pangan nasional tetap aman,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru