Analis Harap Pemerintah Perjelas Narasi Stok BBM Aman 20 Hari

1 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pemerintah masih perlu memberikan penjelasan yang lebih jelas kepada masyarakat soal pernyataan stok bahan bakar minyak (BBM) yang disebut hanya cukup untuk sekitar 20 hari ke depan.

Hal itu disampaikan Hendri Satrio melalui kanal YouTube miliknya seperti dilihat Holopis.com, Kamis (5/3/2026).

Menurut Hendri, pernyataan tersebut muncul dalam konteks situasi global, termasuk dampak penutupan Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu distribusi energi dunia. Namun, ia menilai konteks itu belum disampaikan secara memadai kepada publik.

“Pemerintah memiliki utang penjelasan,” kata Hendri.

Ia mempertanyakan maksud di balik narasi tersebut, apakah berarti pasokan BBM akan habis setelah 20 hari, atau angka itu merujuk pada batas aman siklus pasokan energi yang terus diperbarui.

“Terkait narasi BBM aman 20 hari itu maksudnya apa? Apakah setelah 20 hari ke depan kita nggak punya BBM, atau memang itu adalah durasi aman BBM yang kita miliki,” ujarnya.

- Advertisement -

Hendri juga mengingatkan bahwa komunikasi publik yang tidak dirancang dengan hati-hati justru bisa memicu kepanikan di masyarakat.

“Kalau pemerintah bilang jangan panic buying, itu justru bisa membuat masyarakat panik,” kata Founder Lembaga Survei Kedai Kopi tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Tri Wibowo Santoso
Muhammad Ibnu Idris
Tri Wibowo Santoso, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU