HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua DPP PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) bidang Kerja Sama Internasional, Luluk Hamidah menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan brutal yang dilancarkan oleh pemerintah Amerika Serikat dan Israel.
“Innalilahi wainna ilaihi rajiun. Saya bukan rakyatnya, bukan siapa-siapa, tapi saya berduka dengan berita syahidnya Khamenei,” kata Luluk, Minggu (1/3/2026).
Ali Khamenei meninggal dunia di kediamannya di kawasan Teheran pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.
Menurut Luluk, kematian Ali Khamenei tersebut membuat dadanya sesak.
“Rasanya begitu sesak di dada,” ujarnya.
Hal ini karena menurutnya, Ayatulloh Ali Khamenei adalah sosok yang sangat patut dijadikan teladan, khususnya dalam aspek kepribadiannya.
“Kesederhanaan, keindahan dan keberaniannya ternyata menyatukan hati. No Syiah, No Sunni,” tuturnya.
Secara pribadi pun, tokoh perempuan kelahiran Jombang Jawa Timur ini merasa sangat menaruh hormat kepada almarhum Ayatollah Ali Khamenei tersebut.
“Saya menghargainya sebagai pemimpin besar satu-satunya yang berani melawan zionis Israel. Bagiku ini cukup untuk mencintainya dan berduka cita,” tegasnya.
Dari Ayatollah Ali Khamenei, Luluk Nur Hamidah menegaskan bahwa dirinya sangat belajar tentang apa itu menjaga harga diri dan kedaulatan negara.
“Apapun, long live Iran. Negeri yang tahu menjaga harga dirinya sebagai bangsa. Alfatehah,” pungkasnya.


