HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menjelang Lebaran 2026, tradisi membagikan uang baru atau tunjangan hari raya (THR) kepada sanak saudara kembali menjadi tren yang diminati masyarakat.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, Bank Indonesia (BI) telah membuka layanan penukaran uang melalui kas keliling di berbagai titik strategis.
Agar Sobat Holopis tidak terjebak jasa penukaran uang ilegal yang berisiko uang palsu atau jumlah yang tidak sesuai, mari simak panduan resmi menukar uang baru yang dirangkum Holopis.com dari laman resmi Bank Indonesia.
1. Gunakan Aplikasi PINTAR untuk Reservasi
Bank Indonesia mewajibkan masyarakat untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs resmi PINTAR (pintar.bi.go.id).
Hal tersebut bertujuan untuk menghindari antrean panjang dan memastikan ketersediaan stok uang di lokasi pilihan Sobat Holopis. Cukup masukkan NIK KTP, pilih lokasi, dan tentukan waktu penukaran.
2. Perhatikan Paket Penukaran Maksimal
Pada periode 2026 ini, BI biasanya menetapkan paket penukaran maksimal (misalnya Rp4.000.000 per orang) yang terdiri dari berbagai pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000. Memahami batasan ini membantu Sobat Holopis merencanakan anggaran Lebaran dengan lebih tepat.
3. Datang Tepat Waktu dengan Bukti Pemesanan
Setelah berhasil melakukan reservasi di aplikasi PINTAR, Sobat Holopis akan mendapatkan kode QR atau bukti pemesanan. Pastikan datang ke lokasi kas keliling sesuai jadwal yang dipilih.
Jangan lupa membawa KTP asli dan uang tunai yang akan ditukarkan dalam kondisi rapi (tidak dilipat berlebihan atau distaples).
4. Pilih Lokasi Kas Keliling yang Strategis
BI menyebar armada kas keliling di tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional, rest area tol, stasiun, hingga lapangan parkir pusat perbelanjaan. Memilih lokasi yang paling dekat dengan rute harian akan sangat menghemat waktu Sobat Holopis.
5. Pastikan Keamanan dan Keaslian
Menukar uang di kas keliling resmi BI menjamin Sobat Holopis mendapatkan uang asli 100% dengan jumlah yang akurat tanpa potongan biaya administrasi. Ini jauh lebih aman dibandingkan menukar di pinggir jalan yang rawan manipulasi jumlah lembaran uang.
Dengan persiapan yang matang melalui sistem digital BI, proses mendapatkan uang baru untuk lebaran kini menjadi lebih transparan, cepat, dan aman.


