Jejak Perang Dunia I di Sumedang: Pesona Benteng Gunung Kunci dan Palasari

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang tidak hanya tersohor dengan kuliner tahu legendarisnya, namun juga menyimpan saksi bisu sejarah militer dunia. Benteng Gunung Kunci dan Benteng Palasari kini bertransformasi menjadi destinasi wisata sejarah (heritage) unggulan yang menawarkan sensasi kembali ke masa kolonial abad ke-20.

Benteng Gunung Kunci, yang rampung dibangun pada tahun 1917, diakui sebagai salah satu struktur militer paling kompleks di masanya. Berbeda dengan pos penjagaan biasa, benteng ini dirancang sebagai satu kesatuan fungsi yang terintegrasi.

Benteng Gunung Kunci ini strukturnya relatif kompleks dan lengkap. Ini bukan sekadar tembok pertahanan, tapi menyatu untuk fungsi pemantauan, logistik, hingga kantor administrasi militer.

Menariknya, Gunung Kunci tidak berdiri sendiri. Para ahli sejarah mengidentifikasi bahwa benteng ini merupakan satu rangkaian strategis dengan Benteng Palasari. Keduanya diperkirakan dibangun secara simultan pada masa Perang Dunia Pertama untuk mengamankan wilayah pedalaman Jawa Barat.

Tak jauh dari Gunung Kunci, Taman Hutan Raya (Tahura) Palasari menyimpan kekayaan historis yang tak kalah memukau. Berdasarkan proses identifikasi terbaru, terdapat setidaknya delapan benteng di kawasan Palasari yang diperkirakan dibangun pada awal abad ke-20.

Kawasan ini kini menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari perpaduan antara wisata edukasi dan kesegaran alam hutan raya. Struktur beton tua yang menyembul di balik rimbunnya pepohonan menciptakan atmosfer “Indiana Jones” bagi para penjelajah situs sejarah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang memberikan perhatian penuh terhadap aset sejarah ini. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya ini adalah prioritas untuk masa depan edukasi generasi muda.

“Pemda Sumedang siap untuk terus memelihara benteng ini. Harapan kami, Gunung Kunci dan Palasari bukan hanya menjadi benda mati, melainkan tempat edukasi sekaligus wisata bagi masyarakat dan wisatawan mancanegara,” ujar Dony Ahmad Munir dalam pernyataannya.

Dengan integrasi sejarah militer yang kuat dan dukungan pemerintah, Benteng Gunung Kunci dan Palasari kini siap menyambut wisatawan yang ingin merasakan langsung detak jantung sejarah Perang Dunia di tanah Sumedang.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU