HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gregoria Mariska Tunjung jadi wakil badminton Indonesia pertama yang berhasil lolos ke perempat final Japan Masters 2025. Tapi di sisi lain Merah Putih kehilangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti karena gagal menang di 16 besar.
Pertandingan babak 16 besar Japan Masters 2025 Super 500 tersebut berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Kamis (13/11).
Gregoria Mariska Tunjung berhadapan dengan wakil tuan rumah Hina Akechi. Duel keduanya pun berlangsung sengit sejak awal set pertama dimulai.
Gregoria dan Akechi saling balas serang dengan rally-rally panjang. Saking sengitnya, hingga terjadi 3x juz di skor krusial, pada akhirnya Gregoria lah yang sukses meraih kemenangan di set pertama 23-21.
Perlawanan sengit masih diberikan Hina Akechi di set kedua, tapi Gregoria mampu mempertahankan agresifitasnya hingga sukses menang dengan skor 21-18.
Alhasil, Gregoria Mariska Tunjung berhak melaju ke babak perempat final Japan Masters 2025.
Dengan demikian, ada potensi perang saudara di perempat final tunggal putri, sebab Gregoria akan melawan pemenang laga antara Asuka Takahashi kontra Ni Kadek Dhinda.
Di sisi lain, kekalahan harus didapat Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat berhadapan dengan unggulan ketiga turnamen asal tuan rumah, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Dalam pertandingannya, Apri/Fadia tak berdaya di set pertama hingga harus kalah telak 10-21. Lalu di set kedua mereka mencoba bangkit, tapi agresifitas wakil Jepang tersebut tak bisa dibendung hingga kembali kalah 16-21.
Praktis, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti angkat koper dari Japan Masters 2025.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia juga berpotensi meloloskan wakil lainnya ke perempat final Japan Masters 2025. Selain Ni Kadek Dhinda yang sedang berjuang di 16 besar, ada juga Alwi Farhan dari sektor tunggal putra.



