Perundingan Gencatan Senjata Hamas-Israel Makin Tak Jelas, Pertengkaran Memanas

0 Shares

JAKARTA – Perundingan gencatan senjata di Gaza masih tidak menemukan titik terang antara Hamas dan Israel. Kedua pihak malah bertengkar dan saling menuding bahwa mereka sengaja menghalani upaya untuk mencapai adanya gencatan senjata. Seorang sumber dari Palestina yang tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa Hamas tidak akan menerima peta Israel, karena mereka inginmelegitimasi pendudukan kembali sekitar separuh jalur Gaza.

“Delegasi Hamas tidak akan menerima peta Israel, karena pada dasarnya peta tersebut melegitimasi pendudukan kembali sekitar separuh Jalur Gaza, dan mengubah Gaza menjadi zona terisolasi tanpa penyeberangan atau kebebasan bergerak,” kata sumber tersebut, dikutip Holopis.com, Minggu (13/7).

Sementara itu, seorang pejabat dari Israel yang juga tak mengatakan namanya mengklaim bahwa Hamas adalah pihak yang tetap keras kepala. Hamas disebutkan tak mau menyetujui ketentuan dari Israel dan menuding Hamas tak bisa berkompromi.

“Israel telah menunjukkan kesediaan untuk bersikap fleksibel dalam negosiasi, sementara Hamas tetap keras kepala, berpegang teguh pada posisi yang menghalangi para mediator untuk mencapai kesepakatan,” katanya.

Sementara itu, saat ini para mediator telah meminta kedua belah pihak untuk sama-sama menunda perundingan, hingga utusan dari Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff tiba di Qatar.

Sekedar mengingatkan kembali Sobat Holopis, meledaknya konflik ini terjadi pada tahun 2023, ketika Hamas menyerang Israel dan mengakibatkan kematian setidaknya 1.219 masyarakat Israel.

- Advertisement -

Dari 251 sandera yang disandera, 49 orang masih ditahan, termasuk 27 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Sementara itu, 57.882 warga Palestina, yang sebagian besar juga warga sipil, telah meninggal dunia sejak dimulainya perang, menurut kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU