Longsor Landa Dua Kecamatan di Kabupaten Tanggamus

0 Shares

JAKARTA – Bencana longsor melanda pemukiman warga yang tersebar di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung sejak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kejadian ini dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

Longsor terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pugung dan Kecamatan Bulok, mencakup tiga desa: Desa Tanjung Agung (Kec. Pugung), serta Desa Sukamara dan Desa Suko Agung (Kec. Bulok).

“Bencana ini berdampak terhadap sekitar 40 KK. Selain korban terdampak, kerugian materiel pun cukup signifikan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (8/7).

Tercatat 40 unit rumah mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor, serta 6 unit jembatan turut terdampak sehingga mengganggu akses dan konektivitas antar wilayah.

Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tanggamus segera melakukan assesment lapangan dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengidentifikasi dampak serta merespons kebutuhan warga terdampak.

- Advertisement -

Abdul juga memastikan pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang berpotensi menimbulkan banjir dan longsor lanjutan, mengingat kondisi geografis yang rawan dan cuaca ekstrem yang masih berlanjut.

Abdul memastikan hingga saat ini, kondisi menunjukkan bahwa material longsor masih menutupi akses jalan utama di Dusun Campang dan Negla Sari, Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Pugung.

“Kondisi ini menghambat upaya evakuasi dan distribusi bantuan ke wilayah terdampak,” ujarnya.

Abdul menjelaskan kebutuhan mendesak yang menjadi prioritas adalah pengiriman alat berat untuk membersihkan sedimen tanah longsor yang menutup badan jalan serta memulihkan akses transportasi. .

Abdul kemudian mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan segera melapor apabila terdapat potensi bahaya di sekitar tempat tinggal.

“Pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan berupaya memberikan bantuan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU