JAKARTA – Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana menjelaskan kendala penyaluran program makan bergizi gratis yang disebut sempat mandek, khususnya di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Hal itu terungkap saat Presiden Prabowo meninjau secara langsung kondisi rumah warga Kecamatan Babelan yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Dadan membenarkan bahwa khusus di Bekasi memang sempat terhenti selama dua hari karena kondisi banjir.
“Kasus di Bekasi dua hari berhenti. Satu hari terendam dan satu hari pembersihan,” kata Dadan dalam keterangannya pada Minggu (9/3).
Kendati demikian, Dadan mengklaim bahwa BGN sebenarnya telah menyiapkan mekanisme dalam penyaluran MBG di daerah yang terdampak bencana.
Dimana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tidak terendam banjir dan sekolah libur, maka MBG akan disalurkan ke warga yang terdampak banjir.
“Jika SPPG tidak terendam banjir sementara sekolah libur, makanan dibagikan kepada yang terdampak banjir, misal di Kendal,” jelasnya.
Saat banjir melanda Bekasi, Dadan mengatakan penyaluran MBG sempat berhenti beberapa hari karena bayak dapur MBG yang ikut terendam. Dadan mengatakan penyaluran MBG di wilayah banjir Bekasi kembali normal saat banjir di SPPG atau dapur MBG telah surut.
“Hari Kamis (6 Maret) SPPG sudah memberikan pelayanan kepada penerima manfaat,” klaimnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto bergerak cepat dengan menelepon sejumlah pejabat saat mengecek langsung kondisi warga terdampak banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3).
Momen itu terjadi saat Prabowo berbincang dengan para warga di salah satu rumah warga. Prabowo menelepon sejumlah pejabat terkait untuk segera merenovasi fasilitas yang belum operasional dan memperbaiki SD Negeri 04 Babelan yang juga terdampak banjir.
Adapun salah satu pejabat yang ditelepon Prabowo pada kesempatan itu adalah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana guna memastikan program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.
“Pak Dadan, di Bekasi sudah berapa dapur ya? Pak Dadan saya sekarang di Kecamatan Babelan,” ujar Prabowo saat percakapan di telepon.
“Di Kabupaten Bekasi, Kecamatan Babelan. Ya, tapi mereka makannya belum sampai. Makannya belum sampai kesini belum, di Kecamatan Babelan. Hanya memang kondisi mereka itu banyak banjir. Ini sekolah dasarnya. SDN 04 masih terendam. Jadi harus dipikirkan nanti gimana,” lanjutnya.
“Kita akan lakukan MBGnya di daerah yang agak tinggi kemudian nanti bisa terkirim ke sekolah-sekolah,” jawab Dadan.
“Iya nanti dapurnya di tempat yang tinggi ya,” ujar Prabowo.


