Jokowi Klaim Mafia Tanah Makin Sulit Beraksi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JATIM – Presiden Jokowi (Joko Widodo) mengklaim pergerakan mafia tanah semenjak kepemimpinannya semakin berkurang signifikan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan sertifikat kepada masyarakat di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur

“Tadi Pak Menteri BPN menyampaikan di sana ngurusi mafia tanah, di sana ngurusi mafia. Masih, tapi sudah sangat berkurang sekali,” kata Jokowi dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (30/4).

Kegiatan pembagian sertifikat tanah yang telah dilakukannya menurut Jokowi, menjadi salah satu faktor yang membuat mafia tanah semakin sulit bergerak.

“Karena semuanya sudah pegang sertifikat. Dan, beliau tadi menyampaikan tahun ini mungkin sudah selesai 126 juta [sertifikat] itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi mendorong Agus Harimurti Yudhoyono untuk terus mempercepat proses pemberian sertifikat kepada masyarakat sebanyak-banyaknya.

- Advertisement -

Hal itu diakui Jokowi, sebagai upaya mempermudah beban Prabowo Subianto sebagai presiden di periode mendatang.

“Kalau enggak meleset-meleset tahun depan lah, Presiden baru nanti biar mengurus sisa sedikit. Oh, paling-paling tinggal sisanya mungkin 3 juta atau 6 juta paling, rampung tahun depan,” ucapnya.

“Syukur-syukur bisa tahun ini rampung semuanya, karena menterinya masih muda,” sambungnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU