Ray Rangkuti Ingatkan Prabowo Jangan Sia-siakan Simpati Publik dalam Pengusutan Dugaan Penyadapan

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

Aktivis demokrasi Ray Rangkuti mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak menyia-nyiakan simpati publik dalam menangani dugaan penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia (RI 1).

Ray yang juga pengamat politik dari Lingkar Madani (LIMA) tersebut menilai, bahwa momentum dukungan masyarakat terhadap Prabowo seharusnya dimanfaatkan untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga menerima dan menggunakan hasil penyadapan.

Ia meminta Presiden tidak ragu dalam mengambil langkah pengusutan karena persoalan tersebut menyangkut kepentingan demokrasi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Pak Prabowo tidak perlu ragu-ragu ya dan harus dilakukan dengan cara cepat mengingat saat ini masyarakat simpati terhadap Pak Prabowo,” kata Ray seperti dikutip Holopis.com, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, simpati publik tersebut tidak boleh berlalu tanpa adanya langkah konkret untuk menuntaskan persoalan.

“Oleh karena itulah jangan sampai simpati publik ini ya kemudian berlalu, tapi Pak Prabowo sendiri tidak menuntaskannya,” ujarnya.

Ray juga mengingatkan bahwa pengusutan yang dilakukan setengah hati justru dapat membuka peluang munculnya persoalan politik lain yang berpotensi mengganggu Presiden.

“Jika Pak Prabowo tidak menuntaskan ini ragu-ragu, ya hanya katakanlah 50 persen, bahkan mungkin nggak sampai dalam konteks membongkarnya, itu artinya Pak Prabowo sendiri tetap menanam bibit yang memungkinkan beliau diganggu juga,” katanya.

Ray menilai, penyelesaian perkara tersebut harus mencakup pengungkapan pihak yang memperoleh keuntungan dari informasi hasil penyadapan dan tujuan pemanfaatannya.

Dengan demikian, menurut Ray, momentum kepercayaan publik terhadap Prabowo dapat digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam mengungkap persoalan secara transparan.

“Saya berharap kepada Pak Prabowo satu ya, tuntaskan segera seluas-luasnya sedalam-dalamnya ya, tidak mungkin dalam konteks 100% setidaknya beliau menuntaskan ini di angka 90 atau 85% gitu,” pungkas Ray.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!