Richard Lee Singgung Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Janji Bongkar Fakta di Akhir Sidang

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perseteruan hukum antara Dokter Detektif alias Doktif dan Richard Lee kembali berlanjut di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (5/11/2026). Dalam persidangan kali ini, Richard Lee dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan.

Menjelang persidangan, Richard menegaskan bahwa dirinya siap mengungkap berbagai fakta yang selama ini belum disampaikan kepada publik. Ia mengaku telah membeberkan sekitar separuh dari seluruh informasi yang ingin disampaikannya.

“Ada banyak fakta yang pengin saya buka, sesuai dengan janji saya. Semua saya buka satu per satu. Sudah 50 persen saya buka, sisanya akan saya buka lebih terang, lebar, terang benderang,” ujar Richard Lee, dikutip Holopis.com, Kamis (5/11).

Tak hanya membahas perkara yang sedang dihadapinya, Richard juga menyinggung dugaan tindak pidana lain yang menurutnya terjadi selama proses hukum berlangsung. Ia menyebut adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang berencana diungkap pada penghujung persidangan.

“Ada penipuan di sini, ada penggelapan di sini. Tapi penipuan dan penggelapan ini akan saya buka ketika akhir sidang nanti,” imbuhnya.

Suami Reni Effendi tersebut mengakui bahwa perjuangannya menghadapi perkara ini tidak berjalan mudah. Salah satu hal yang disorotnya adalah keputusan mengganti tim kuasa hukum hingga dua kali selama proses persidangan.

Richard bahkan melontarkan sejumlah pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pihak yang telah merugikannya selama perjalanan kasus tersebut.

“Karena saya sudah bercerita dengan kalian, di perjalanan sidang ini saya enggak gampang. Ini bukan masalah tentang kasus saya saja. Ada saya ganti pengacara, dua kali saya ganti pengacara. Kenapa saya ganti pengacara? Hah? Apakah ada pengacara yang nipu saya? Apakah ada yang melakukan penggelapan? Apakah ada yang berkhianat?” beber Richard.

Meski demikian, Richard belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai pihak yang dimaksud. Ia memilih menyelesaikan terlebih dahulu perkara utama yang tengah berjalan sebelum mengungkap persoalan lainnya kepada publik.

“Di tengah-tengah kasus ada sesuatu hal yang mungkin publik belum tahu. Tapi belum saatnya saya ceritakan. Saya akan ceritakan ketika kasusnya sudah selesai. Saya harus menyelesaikan dulu inti masalahnya,” tutur Richard.

Ia berharap pengalamannya tersebut dapat menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak dialami orang lain di kemudian hari.

“Hal ini saya ceritakan supaya tidak terjadi pada orang lain. Kasihan kan kalau misalnya ada orang lain yang juga ngalamin kasus ini nantinya,” pungkasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!