Keterkaitan setiap barang dengan tindak pidana masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.
Penggeledahan berlanjut ke bangunan ketiga di samping ruko.
Di lokasi ini, sejumlah orang sempat berlari menuju lantai atas saat petugas melakukan penyisiran.
Aparat kemudian mengamankan beberapa orang untuk menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, operasi di Kampung Ambon turut menarik perhatian warga sekitar yang bertanya mengenai kegiatan petugas.
Personel Brimob dikerahkan dengan perlengkapan senjata laras panjang dan gas air mata.
Petugas pengendali massa juga terlihat membawa tameng saat menyisir kawasan yang menjadi sasaran operasi.
Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap mengatakan, penggerebekan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri.
“Menindaklanjuti perintah Presiden, Perintah Kapolri, jadi kita melaksanakan penggerebekan di sarang-sarang narkotika bahasanya dulu, kalau bahasa dulu kita ke kampung-kampung narkoba ya,” kata Zulkarnain.
Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi peredaran narkotika.
Polisi kini perlu mendalami dugaan keterlibatan orang-orang yang diamankan, sekaligus menelusuri asal-usul barang yang ditemukan.
Temuan alat isap sabu, bungkus yang diduga berkaitan dengan narkotika, emas, dan STNK menjadi bagian dari penyidikan.
Status hukum orang-orang yang diamankan serta hubungan barang-barang tersebut dengan dugaan tindak pidana akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...