Namun, komunikasi dengan speedboat tersebut kemudian terputus pada pukul 15.04 WIB, atau sekitar 64 menit setelah keberangkatan.
Total terdapat delapan orang di dalam Speedboat Arupadhatu I, terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru/awak kapal, termasuk kapten dan pemandu.
Data Rombongan Jurnalis
- M. Bagus Khoirunnas (28 tahun) – Jurnalis Foto Perum LKBN ANTARA
- Ari Basuki (52 tahun) – Jurnalis Merdeka.com
- Yudhistiro Pranoto / Yudhis (43 tahun) – Jurnalis iNewsFirman
- Firdaus Wajidi / Daus (42 tahun) – Jurnalis Anadolu Agency
- Donal Husni / Donal (51 tahun) – Jurnalis Lepas (Freelance)
- Warta (55 tahun) – Kapten Kapal / Nakhoda
- Surakman (60 tahun) – Anak Buah Kapal (ABK)
- Heriyanto (49 tahun) – Pemandu Wisata (Guide)
Rombongan diketahui berangkat untuk mendokumentasikan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dalam perkembangannya, muncul fakta bahwa Speedboat Arupadhatu I dilaporkan beroperasi tanpa dilengkapi Automatic Identification System (AIS). Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang turut disorot dalam proses pencarian, karena AIS dapat membantu memantau posisi dan pergerakan kapal.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...