Ruben Onsu Singgung Dokumen Aset yang Diduga Masih Dipegang Sarwendah

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali melebar. Kali ini, persoalan yang mencuat berkaitan dengan sejumlah dokumen kepemilikan aset yang disebut masih berada di tangan Sarwendah.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa pihaknya menduga terdapat sejumlah dokumen penting milik Ruben yang hingga kini belum diserahkan. Dokumen tersebut disebut berkaitan dengan sejumlah aset, termasuk tanah dan villa.

Menurut Minola, pembagian aset antara Ruben dan Sarwendah sebelumnya telah diatur dalam Akta 39. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Sarwendah disebut memperoleh sejumlah aset, termasuk dua rumah di kawasan Cilandak dan Rempoa serta tiga unit mobil. Sementara itu, Ruben mendapatkan sejumlah aset lain yang dokumen kepemilikannya disebut masih belum sepenuhnya berada di tangannya.

“Aset untuk Ruben itu ada yang masih AJB dengan tanah yang masih girik. Semua dokumennya ada di S,” tutur Minola.

Pihak Ruben kemudian melayangkan surat kepada Sarwendah pada 20 Mei 2026 untuk meminta penyerahan dokumen kepemilikan aset yang menjadi hak Ruben. Namun, permintaan tersebut disebut belum dipenuhi karena adanya alasan terkait cicilan bank.

Minola menyinggung isi Pasal 5 dalam Akta 39 yang mengatur kewenangan kedua belah pihak terhadap aset yang telah menjadi hak masing-masing.

“Kedua belah pihak saling memberikan persetujuan dan kuasa untuk menjual, mengalihkan, menjaminkan dengan cara apapun tanah dan bangunan yang menjadi hak masing-masing,” bunyi ketentuan tersebut.

Ruben Onsu Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum
Minola menilai penahanan dokumen kepemilikan aset tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Bahkan, ia menyebut pihaknya melihat adanya kemungkinan unsur pidana apabila dokumen yang menjadi hak Ruben tetap tidak diserahkan.

“Sikap ini ada unsur pidananya ya. Penggelapan. Karena ‘S’ tahu betul sertifikat yang dipegangnya itu merupakan hak Ruben. Tapi ketika kami meminta surat-suratnya malah tidak dikasih,” ujar Minola Sebayang.

Meski demikian, pihak Ruben masih melihat perkembangan situasi sebelum memutuskan langkah hukum selanjutnya. Minola tidak menutup kemungkinan Ruben akan membuat laporan polisi apabila persoalan tersebut tidak menemukan penyelesaian.

“Ya kita lihat dinamikanya ya. Kalau misalnya ‘S’ masih melebar ke mana-mana tidak fokus ke masalah anak, tidak menutup kemungkinan bikin LP. Karena Ruben juga sudah oke (untuk bikin LP),” ungkapnya.

Namun, Minola menegaskan bahwa persoalan aset bukan menjadi fokus utama Ruben saat ini. Menurutnya, Ruben lebih memprioritaskan persoalan hak asuh dan keinginannya untuk tetap dapat bertemu serta menghabiskan waktu bersama kedua putrinya.

“Selama ini, Ruben selalu bilang, ‘Kita lupakan dulu masalah aset karena itu bukan hal utama’. Yang utama adalah bagaimana anak-anak tetap bisa bertemu dengan ayahnya. Fokus kami ke sana,” tuturnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU