HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memasuki babak baru setelah keduanya saling mengungkap rekaman melalui media sosial. Setelah Ruben memperlihatkan CCTV yang memperlihatkan asistennya Sarwendah mengambil sebuah amplop putih, kini Sarwendah memberikan penjelasan mengenai pertemuan yang terekam dalam video tersebut.
Melalui unggahan di Instagram, Sarwendah menjelaskan bahwa orang-orang yang terlihat dalam rekaman CCTV tersebut bukanlah pihak yang datang tanpa tujuan. Ia menyebut dirinya mendapat undangan dari Ibu Z untuk bertemu dengan content creator bernama Artos dan pengacara Jaenudin.
“Di dalam video itu, saya diundang Ibu Z untuk bertemu Artos dan Pak Jaenudin. Menurut Ibu Z, Pak Jaenudin bisa membantu permasalahan hak gono-gini rumah yang akan dilelang,” tulis Sarwendah, dikutip Holopis.com (11/10).
Menurut penjelasannya, pertemuan tersebut juga berkaitan dengan Artos. Sarwendah mengaku menyiapkan ongkos untuk Artos setelah mendapat penjelasan dari Ibu Z mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan.
Sarwendah kemudian menyebut Ibu Z mengatakan bahwa Artos memiliki bukti yang dianggap dapat membantu proses perkara di pengadilan. Atas dasar itu, Sarwendah datang ke pertemuan tersebut bersama sejumlah orang dari timnya, termasuk Manda dan Wendy.
Dalam pertemuan tersebut, Artos kemudian memperlihatkan sebuah rekaman video call antara kekasihnya dan Ruben Onsu. Menurut penuturan Sarwendah, rekaman itu memperlihatkan Ruben yang disebut kerap menggoda kekasih Artos serta menawarkan sejumlah hal kepadanya.
Dalam cuplikan video yang kemudian dibagikan Sarwendah, terdengar suara Ruben beberapa kali mengajak pria tersebut untuk tinggal bersamanya. Rekaman inilah yang kemudian menjadi bagian dari polemik terbaru antara Ruben dan Sarwendah.
Artos disebut berharap rekaman tersebut dapat membantu Sarwendah dalam menghadapi perkara di pengadilan. Ia juga disebut bersedia memberikan keterangan sebagai saksi mengenai kronologi komunikasi antara Ruben dan kekasihnya.
Meski demikian, Sarwendah menilai rekaman video call tersebut bukan merupakan bukti utama yang dibutuhkan untuk menghadapi perkara di pengadilan. Ia bahkan mengaku sudah memiliki bukti serupa sejak dirinya dan Ruben masih berstatus sebagai pasangan suami istri.
“Bukti seperti itu saya sudah punya di saat kami masih menikah,” ujar Sarwendah.
Sarwendah juga menegaskan bahwa dirinya telah memperoleh izin dari pemilik cuplikan video call tersebut. Hal yang sama disebut berlaku untuk tangkapan layar percakapan WhatsApp yang turut ditampilkan dalam unggahannya.
Penjelasan Sarwendah tersebut menjadi respons atas rekaman CCTV yang sebelumnya dibagikan Ruben. Rekaman itu memperlihatkan asistennya mengambil amplop putih dari sebuah tas merah sebelum diserahkan kepada pihak lain.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...